Dini Hari, Petugas Bubarkan Peserta Aksi Tolak Omnibus Law Jilid II

Banjarmasin, DUTA TV — Setelah sempat bertahan hingga  tengah malam, akhirnya peserta aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Lambung Mangkurat dibubarkan oleh aparat gabungan dari TNI – Polri, Jumat (16/10/2020) dini hari sekitar pukul 00.10 WITA

Ratusan masa yang tergabung dalam BEM se-Kalsel sempat diminta bubar oleh sejumlah petugas gabungan dari Polda Kalsel dan Korem 101/Antasari, pada pukul 18.30 WITA. Namun peserta aksi tetap nekat bertahan.

Hingga akhirnya, masa yang hanya tinggal berjumlah puluhan mahasiswa itu diminta membubarkan diri.

Bahkan, salah satu petugas yang berjaga pada pengamanan aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja itu, sempat berteriak meminta mereka segera pulang.

“Saya hitung sampai tiga, segera pulang!!” ucap petugas.

Tak berselang lama, puluhan masa yang tersisa mundur dan menjauh dari kawasan Lambung Mangkurat. Beberapa dari mereka ada yang menangis, tak terkecuali Ahdiat Zairullah selaku Korwil BEM.

Sebelumnya, dirinya sempat memberikan statement akan tetap bertahan atau bermalam dilokasi aksi, meminta Presiden Joko Widodo datang ke Kalsel dan meminta Perppu.

“Tuntutan kita minta Presiden datang ke Kalsel dan juga Perppu”, kata Ahdiat dengan lantang.

Sementara, Kapolda Kalsel Irjend Pol Nico Afinta mengatakan, pembubaran harus dilakukan karena aksi demo sudah melampaui waktu yang seharusnya, dan masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Harusnya berhenti pukul 18.00 WITA tapi mereka tidak mau bubar,”kata jenderal Bintang 2 itu.

Bahkan, petugas juga sudah mendatangkan perwakilan dari kampus dan salah satu Ketua Serikat Buruh di Kalsel. Namun masa masih enggan bubar.

Hingga berakhirnya aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja,  demo berjalan damai dan tidak ada bentrokan maupun aksi dorong – dorongan seperti yang mereka lakukan beberapa waktu lalu.

 

Reporter : Zein Pahlevi

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *