Diduga Diintimidasi, Karateka Kabupaten Banjar Ngadu ke Denpom Banjarmasin

Banjarmasin, DUTA TV — Diduga melakukan intimidasi terhadap atlet karate kabupaten Banjar, pengurus FORKI kabupaten Banjar berinisial SJ yang juga anggota TNI dilaporkan ke Denpom VI/2 Banjarmasin.

Ketua Harian FORKI dan kuasa hukum serta dua orang atlet dan pelatih karate kabupaten Banjar mendatangi  Denpom VI/2 Banjarmasin, Senin (7/11).

Ketua Harian FORKI kabupaten Banjar, Irwan Bora mengatakan, intimidasi itu diduga terjadi pada saat pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI di Hulu Sungai Selatan, sehingga membuat mental atletnya gagal untuk mengikuti pertandingan.
Bahkan dari 27 karateka kabupaten Banjar yang memiliki potensi mendulang prestasi juara, 12 atlet dinyatakan panitia belum cukup syarat untuk mengikuti Proprov.
Sebelumnya, KONI kabupaten Banjar juga mewacanakan akan memulangkan seluruh kontingen dari Porprov XI. Hal itu setelah para atlet karate kabupaten Banjar walkout dan mengundurkan diri kareana adanya intimidasi.
Aksi walkout seluruh karateka kabupaten Banjar dibenarkan oleh tim teknikal delegate Porprov cabor karate, Fawahisah Mahabatan.
Dirinya menyebut, pihaknya hanya menerapkan peraturan yang telah disepakati sebelumnya dalam handbook pertandingan. Dimana sebagian karateka kabupaten Banjar tidak memenuhi salah satu syarat utama, yakni seluruh atlet yang dapat bertanding di Proprov kali ini harus telah mengikuti kejurprov Kalsel.
Atas dasar itu, panitia pelaksana terpaksa memutuskan untuk mencoret sebagian karateka asal kabupaten Banjar. Sedangkan sebagian atlet lainnya bisa dan telah masuk dalam drawing.
Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *