Dibanding Tahun Lalu, Omzet Penjualan Talanan Potong Daging Masih Kurang

Banjarmasin, DUTA TV — Jelang hari raya idul adha atau hari raya qurban, penjualan kayu telanan atau alas kayu untuk pemotongan daging hewan qurban mulai ramai pembeli.

Telanan atau kayu yang menjadi alas pemotongan daging ini, memang menjadi buruan para panitia qurban lantaran menjadi salah satu alat yang wajib ada untuk mempermudah proses pemebelahan daging.

Lihat Juga :  Pemko Imbau Penyelenggara Kurban Batasi Penggunaan Kantong Plastik

Akan tetapi, meski ramai namun omzet penjulanan kayu telanan ini bisa dibilang masih kurang, dari beberapa tahun sebelumnya dikarenakan pandemi Covid-19 serta talanan yang sudah dimiliki para panitia masih bisa di gunakan.

Menurut pedagang, biasanya dalam sehari ia bisa menjual sekitar 30 biji telanan dengan stock hingga seribu potong telanan. Namun tahun ini ia hanya menyipakan kurang dari 500 potong.

Lihat Juga :  Pemko Imbau Penyelenggara Kurban Batasi Penggunaan Kantong Plastik

“Mulai rami sudah ada yang menukar karena bekas terendam banjir, semlam banyak yang jabuk Ya menurun biasanya 30 sehari ini kada sampai. Ya karena pandemi ini pang mungkin biasanya kami menyiapkan sekitar 1000 ini kada sampai,” kata Mama Iyud, Penjual Telanan.

Sementara itu, barang lainnya seperti tusuk sate, arang dan tempat memanggang daging, jelang hari raya ini juga sudah mulai ramai dibeli masyarkat yang ingin melakukan persiapan terlebih dahulu agar lebih mudah.

Lihat Juga :  Pemko Imbau Penyelenggara Kurban Batasi Penggunaan Kantong Plastik

Reporter : Ade Yanuar

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *