Dewan Desak Pemprov Tindak Tegas Penimbun Sembako

DUTA TV BANJARMASINDalam rapat tim gugus tugas COVID-19 bersama DPRD Kalsel yang diinisiasi komisi IV, bukan hanya mempertanyakan penanganan dan antisipasi penyebaran COVID-19 di Kalsel, melainkan juga dampak yang ditimbulkan karena wabah ini, salah satunya melonjaknya harga berbagai kebutuhan pokok di pasaran.

Kondisi ini membuat wakil rakyat khawatir, pasalnya melonjaknya harga diduga lantaran adanya aksi penimbunan yang dilakukan sejumlah oknum, memanfaatkan kondisi panik buying di masyarakat.

Ketua Komisi IV berharap agar pemerintah juga serius menangani hal ini karena akan menimbulkan dampak sosial di masyarakat, ia meminta Pemprov menindak tegas oknum – oknum yang memanfaatkan situasi dan berharap kondisi ini berakhir sebelum ramadhan dan lebaran.

“Saya juga melihat harga – harga melonjak kaya gula aja sudah Rp25.000,- ada aksi timbun, ini harus ditindak tegas,” ucap Lutfi Saifuddin ketua Komisi IV DPRD Kalimanant Selatan.

Dalam paparan anggota tim gugus tugas, kepala Dinas Perdagangan Kalsel saat ini harga yang paling mengalami lonjakan cukup tinggi yakni komoditi gula pasir, untuk gula pasir biasa, berada di kisaran Rp20.000,- perkilo, sedangkan untuk gula pasir kemasan masih bertahan di angka nyaris menembus Rp25.000,- perkilonya.

 

Reporter : Evi Dwi Herliyanti

#UPDATE CORONA KALSEL



Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *