Debat Calon Bupati Banjar Digelar Sekali Saja

Banjarmasin, DUTA TV — KPUD Banjar menggelar debat terbuka kandidat calon kepala daerah Bupati Banjar tahun 2020 – 2025, Selasa malam(24/11/2020).
Selain menyampaikan visi dan misi, ketiga Calon Bupati Banjar ini saling mengutarakan argumentasinya, terutama program – program yang ditawarkan kepada masyarakat mulai dari isu pendidikan, pembangunan hingga sumber daya alam.
Disisi lain, para calon bupati ini juga dituntut untuk mengembalikan budaya kearifan lokal yang Kabupaten Banjar selama ini digadang sebagai kotanya serambi mekah.
“Pada hari ini tahapan pemilu Paslon debat dan diselesaikan isu persoalan daerah dengan masyarakat penyelesaian pembagunan daerah, tadi penyampaian visi dan misi alhamndulillah cukup,” pungkas Saidi Mansyur & Idrus Al-Habsy Paslon Bupati Banjar Nomor Urut 1
“Termikasih kepada awak media alhamdulillah kita menyelesaikan debat pemilu kada adapun megenai persoalan daerah banyak menjadi hal yang besar bisa jadi besar kita ingin problem yang besar itu kita mulai dari prioritas, apa pertama soal pendidikan jadi catatan penting dari 13 kabupaten dan kota kita tidak menjadi rangking 1 dan 2 dan ini PR bagi kita,” ujar Dr. Andin Sofyanoor SH.MH & K.H.M. Syarif Busthomi Paslon Bupati Banjar Nomor 2
“Alhamdulillah debat malam ini membuka wawasan kita dan kita siap membangun Kabupaten Banjar, sebagai mana kita melihat kita berjalan selama ini kurang labih 200 desa, dari hulu banyak program infrastruktur yang belum merata, pertanian juga jika dipercaya oleh masyarkat maka kita akan bangun,” ucap H. Rusli & K.H.Muhammad Fadlan Paslon Bupati Banjar Nomor 3
“Kalau kita melihat jawaban dan respon ternyata meskipun satu kali namun bias memberikan gambaran kepada publik dan memberikan jawaban kepada masyarakat,” kata Muhaimin Ketua KPUD Banjar.

Meski digelar sekali, namun debat ini diyakini dapat mewadahi bagi para kandidiat calon kepala daerah, baik dalam penyampaian visi – misi serta program yang mereka tawarkan, sehingga masyarakat dapat menentukan pilihanya pada pelaksaan nanti.
Reporter : Rahmatillah & Ade Yanuar





