Dari Target 125 Bedah Rumah, Dinsos Baru Laksanakan 40 Lebih Rumah

Banjarmasin, DUTA TV — Dinas Sosial Banjarmasin melaksanakan program bedah rumah atau Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada tahun 2026 ini. Hingga pertengahan tahun, baru sekitar 40 rumah lebih yang telah rampung diperbaiki. Perbaikan rumah tersebut memang dilaksanakan dalam tiga tahap selama satu tahun.
Saat ini, Dinas Sosial mengaku sedang melaksanakan perbaikan tahap kedua. Targetnya, sekitar 125 rumah akan mendapatkan program Rutilahu pada tahun ini. Untuk setiap rumah, biaya perbaikan sebesar Rp35 juta, terdiri dari Rp30 juta untuk bahan bangunan dan Rp5 juta untuk sanitasi.
Meski baru sekitar 40 rumah yang selesai diperbaiki, Dinsos optimistis program tersebut dapat diselesaikan hingga akhir tahun.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Jefrie Fransyah, mengatakan warga yang menerima program tersebut telah memenuhi persyaratan, seperti kepemilikan tanah dan bangunan yang memang benar milik warga yang mengajukan bantuan.
Ia juga mengakui masih banyak warga yang terkendala persyaratan administrasi untuk mengikuti program Rutilahu, salah satunya dokumen kepemilikan tanah atau rumah yang masih digadaikan.
“Tahap dua sama sekitar itu juga. Kendalanya kepemilikan sertifikat, ada yang digadaikan, tidak sesuai dengan KTP dan alamat. Nilainya Rp35 juta. Pekerjaannya ada pendamping dan swakelola yang akan mendampingi pembelian bahan, Rp30 juta untuk bahan bangunan dan Rp5 juta untuk sanitasi,” tutur Jefrie Fransyah.
Jefrie juga menambahkan, total warga yang mengajukan program Rutilahu mencapai 300 orang. Sebanyak 125 di antaranya telah diakomodasi oleh Dinas Sosial Banjarmasin, sedangkan sisanya dapat dilaksanakan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta sejumlah instansi lainnya.
Reporter : Zein Pahlevi





