Camat Jorong dan Warga Cek Aktivitas Tambang Batubara di Batalang

DUTA TV TANAH LAUT – Inilah aliran sungai yang dibendung oleh pihak penambang di desa Batalang, kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, dengan tujuan agar aktivitas pengerukan batubara yang berada di bawahnya bisa dilakukan oleh pihak penambang , camat Jorong bersama puluhan warga melakukan pengecekan ke lokasi aliran sungai yang tersumbat akibat dibendung, untuk aktivitas tambang batubara.

Menurut seorang warga aliran sungai ini sengaja di bendung oleh penambang agar aktivitas mereka bisa. Ironisnya akibat aliran sungai dibendung sejak setahun terakhir berdampak terhadap areal kebun karet dan sawit tergenang banjir dari luapan sungai.

Saat pengecekan, berjarak tak jauh dari bendungan sungai tampak satu alat berat jenis exavator sedang melakukan pengerukan atau penambangan, namun saat hendak dikonfirmasi operator alat berat memilih bungkam.

Baca Juga : Petani Karet Merugi Puluhan Juta Rupiah

Menurut camat Jorong Alfan Rosidi Anwar, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemkab Tanah Laut untuk mencari solusi terkait dampak dari aktivitas tambang batubara  yang merugikan warga.

“Kita koordinasi dengan pemkab Tala, mudah-mudahan bisa teratasi, dengan adanya air yang terbendung lahan perkebunan karet menjadi kebanjiran, kita harap keluhan warga bisa teratasi, info yang kami dapat ada salah satu pengusaha di jorong yang menambang di sini, namun saat di konfirmasi beliau katanya tidak menambang disini”, ujar Alfan Rosidi Anwar camat Jorong.

Alfan Rosidi Anwar camat Jorong

Sementara itu berdasarkan keterangan dari warga jika tambang batu bara di desa Batalang ini milik seorang pengusaha berinisial “A”, namun saat dikonfirmasi yang bersangkutan berkilah jika aktivitas tambang ini bukan miliknya.

 

Reporter : Suhardadi

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *