Bridge Kalsel Krisis Atlet Putera

DUTA TV BANJARMASIN – Kalimantan Selatan saat ini tengah gencar melakukan pembibitan atlet bagi cabang olahraga bridge atau permainan kartu.

Selain mulai memperbanyak kejuaraan, pengurus Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kalimantan Selatan juga telah menyusun program untuk menyasar lingkungan sekolah serta kampus untuk melakukan kaderisasi atlet.

Saat ini bumi Lambung Mangkurat minim atlet kartu, khususnya di kategori putera. Hal tersebut terlihat pada saat kejuaraan provinsi beberapa waktu lalu, yang mana pemain kartu banua masih didominasi muka lama yang usianya sudah tak lagi muda.

Lihat Juga :  Zulfa Ingin GABSI Rambah Sekolah – Kampus

“Rencananya akan membuat kejuaraan mahasiswa dan pelajar biar ada penerus. Terlebih untuk atlet putera, seperti yang kita lain atlet putera kita sudah pada berusia,”ujar Ketua GABSI Kalimantan Selatan Suripno Sumas.

Peserta paruh baya mendominasi Kejuaraan Bridge Provinsi Kalimantan Selatan beberpa waktu lalu

Meski bridge masih menjadi salah satu cabang olahraga yang asing di telinga publik, namun di Indonesia bridge memiliki catatan prestasi bagus. Pada ajang Asian Games di Jakarta beberapa waktu lalu, Indonesia berhasil meraih medali perunggu yang disabet oleh atlet tertua yakni Bambang Hartono.

Lihat Juga :  Zulfa Ingin GABSI Rambah Sekolah – Kampus

Sedangkan di Kalimantan Selatan prestasi cabang kartu ini masih belum terlihat bahkan masih dalam tahap pembinaan atlet.

 

Reporter : Nina Megasari

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *