BPD Bunipah Pertanyakan Keuangan Desa

Martapura, Duta TV Desa Bunipah, Kecamatan Aluh Aluh, kembali menjadi sorotan masyarakat dan khususnya pengurus Badan Permusyawaratan Desa setempat, setelah dalam laporan keuangan oleh kepala desa ditemukan hal yang mencurigakan.

Kecurigaan aparat perwakilan masyarakat itu disaat tahun 2022 terdapat SILPA sebesar Rp130 juta yang terungkap dalam laporan anggaran tahun 2023. Padahal kebutuhan pembangunan diharapkan bisa optimal.

Demikian juga di tahun 2024, terjadi sisa anggaran Rp60 juta dan hanya dikembalikan Rp30 juta lebih ke dalam anggaran, yang mengakibatkan pencairan dana desa Bunipah sempat terkendala dan berdampak terhadap rencana pembangunan.

Ketua BPD Bunipah, Abun, sebagai perwakilan warga desa, mengaku pihaknya sudah mencoba berkoordinasi dengan kepala desa agar persoalan itu segera diatasi, dan pihaknya berencana melaporkan masalah itu ke instansi terkait karena berulang terjadi dan sempat menghambat pencairan dana desa tahun 2025.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Banjar, Robert Iwan Kandun, mengaku akan mengoordinasikan persoalan di Desa Bunipah melalui program pembinaan desa, apakah persoalan itu bisa segera diselesaikan atau akan berimplikasi secara hukum.

Sementara itu, Kepala Desa Bunipah, Sata, saat dikonfirmasi mengenai keluhan pengurus BPD, enggan berkomentar dan lebih fokus untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapinya, termasuk kekurangan dana SILPA tahun 2024.

Reporter: Tarida Sitompul

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *