BPBD Kalsel Gandeng BEM ULM, Perkuat Kolaborasi Penanganan Karhutla

Banjarmasin, Duta TV — Rapat koordinasi lintas sektor terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan digelar di Kantor BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa pagi.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut surat permohonan koordinasi dan sinergi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat atau BEM ULM.
Rapat dihadiri sejumlah instansi pemerintah daerah dan lembaga terkait, di antaranya Bappeda, BRIDA, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, BMKG, hingga Balai Wilayah Sungai Kalimantan Tiga.
Wakil Ketua BEM ULM, Muhammad Riski Insani, menjelaskan pihaknya ingin memperoleh data dan gambaran yang utuh mengenai penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.
Menurutnya, berbagai langkah yang dilakukan pemerintah perlu dipahami secara langsung agar mahasiswa dapat menyusun kajian yang berbasis kondisi riil di lapangan dan turut menghadirkan solusi yang konstruktif.
Dalam rapat tersebut, BPBD Kalsel bersama instansi terkait memaparkan kondisi terkini karhutla, upaya penanganan yang telah dilakukan, serta berbagai tantangan yang dihadapi. Dari paparan tersebut, BEM ULM menilai persoalan karhutla memiliki kompleksitas tinggi karena dipengaruhi banyak faktor dan berdampak pada berbagai sektor.
Sebagai tindak lanjut, BEM ULM menyatakan komitmennya untuk terlibat dalam upaya penanganan karhutla melalui koordinasi dengan tim di lapangan. Selain itu, mahasiswa dari sebelas fakultas di ULM akan dikonsolidasikan sesuai bidang keilmuan masing-masing guna mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Sementara itu, Kepala BPBD Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, mengapresiasi inisiatif BEM ULM untuk berdialog dan berkolaborasi. BPBD membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan edukasi, sosialisasi pencegahan, hingga mendukung upaya penanganan karhutla di daerah.
Kolaborasi pemerintah, akademisi, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan.
Reporter: Tim Liputan





