Biar Puasa Lancar dan Nggak Emosian, Begini Cara Kelola Mental

Jakarta, DUTA TVRamadan merupakan bulan yang penuh berkah juga tantangan, terutama dalam mengelola emosi saat menjalankan ibadah puasa.

Perubahan rutinitas dan kebiasaan selama Ramadan dapat memengaruhi kondisi mental dan emosional kita.

Mental Health Foundation berbagi cara mengelola emosi saat Ramadan

1. Meditasi dan berdoa

Salah satu cara mengelola emosi saat Ramadan, yakni dengan rutin bermeditasi dan berdoa. Mengutip laman WHO, aktivitas ini membantu menenangkan pikiran serta mengurangi stres, rasa sedih, atau kemarahan yang mungkin muncul.

Dengan meditasi dan doa, Anda dapat merasa lebih rileks dan tetap fokus menjalani ibadah puasa. Cobalah juga teknik pernapasan untuk menenangkan diri saat merasa emosi mulai tidak terkendali.

2. Refleksi diri dan lingkungan sekitar

Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk introspeksi. Catat dan renungkan kebiasaan atau pikiran yang mungkin memengaruhi kesehatan mental Anda.

Dengan mengenali hal-hal tersebut, Anda bisa mulai mengubahnya menjadi lebih positif. Ingatlah, Anda memiliki kekuatan dan ketahanan untuk melewati masa-masa sulit, termasuk saat berpuasa.

3. Menjaga hubungan dengan orang lain

Pererat hubungan sosial dengan berbuka puasa bersama keluarga, teman, atau komunitas dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kebahagiaan.

Hubungan sosial yang kuat terbukti dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik, serta membantu mengurangi stres selama bulan suci Ramadan.

4. Jangan segan meminta bantuan jika dibutuhkan

Tidak ada salahnya untuk mengakui Anda sedang mengalami kesulitan emosional selama Ramadan.

Berbicaralah dengan orang terpercaya, seperti ustad, teman, atau anggota komunitas yang bisa memberikan dukungan.

5. Menulis refleksi dan perasaan

Menulis jurnal tentang perasaan dan pengalaman selama Ramadan dapat membantu Anda mengenali emosi dengan lebih baik. Catatlah bagaimana ibadah, doa, dan aktivitas lain memengaruhi suasana hati Anda.

Dengan menulis, Anda dapat lebih mudah mengelola dan memahami emosi yang muncul, sehingga puasa bisa berjalan lebih lancar dan penuh makna.

6. Berbuat baik dan menebar kebaikan

Melakukan kebaikan dan berbagi kepada sesama adalah cara ampuh untuk meningkatkan rasa bahagia dan menenangkan hati.

Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak amal dan membantu orang lain sesuai kemampuan.

Kebaikan yang tulus akan membawa ketenangan batin dan membuat emosi Anda lebih stabil selama berpuasa.

Selamat menjalankan ibadah puasa … (cnni)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *