BHP Serahkan Seluruh Dukungan, Bersatu Bersama Hasnuryadi di Kepengurusan Baru

Banjarmasin, Duta TV – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah atau Musda Golkar Kalsel, Bambang Heri Purnama beserta Hasnuryadi Sulaiman sepakat bersatu di kepengurusan baru. Bambang Heri Purnama atau BHP, yang sebelumnya sudah mengantongi dukungan dari DPD Golkar 12 kabupaten/kota untuk maju sebagai calon ketua, menyerahkan seluruh dukungannya kepada Hasnuryadi.
Penyerahan dukungan disaksikan seluruh jajaran ketua DPD Golkar kabupaten/kota, serta pendiri dan sayap partai berlambang pohon beringin. Dalam kesempatan ini, juga diumumkan BHP akan menduduki jabatan sebagai Sekretaris DPD Golkar Kalsel yang baru, menggantikan sekretaris sebelumnya, Supian HK.
Mendapatkan seluruh dukungan, Hasnuryadi berterima kasih kepada jajaran Partai Golkar, termasuk Bambang Heri Purnama, yang bersedia bekerja bersama membesarkan Partai Golkar di Kalimantan Selatan. Dengan kesepakatan ini, Bambang Heri Purnama juga memastikan dirinya mundur dari bursa pencalonan Ketua Golkar.
“Golkar solid, Golkar bersatu untuk kemenangan. Tidak ada kalau tidak solid. Jadi, saya menyerahkan semua dukungan kepada Hasnur karena Golkar harus satu dan sepakat, Pak Hasnur ketua, saya sekretaris. Berdua bersatu. Dipastikan, saya menyatakan mundur di pencalonan Ketua Partai Golkar,” ujarnya.
“Kami hari ini sepakat untuk bersatu dan bersama-sama berkarya untuk Indonesia dan masyarakat Kalsel. Mudah-mudahan tanggal 3 ada Musda, Pak Ketum akan hadir dan seluruh pengurus. Mudah-mudahan di situ akan jadi ajang silaturahmi dan konsolidasi. Sekali lagi terima kasih, Pak Bambang, untuk dukungan beliau. Mudah-mudahan saya bersama Pak Bambang bisa mengabdi untuk masyarakat Kalsel,” ucap Hasnuryadi Sulaiman.
Seperti diketahui, Hasnuryadi Sulaiman ditunjuk langsung oleh Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, sebagai Ketua Golkar Kalsel menggantikan Paman Birin, pada saat pertemuan di Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu juga hadir Bambang Heri Purnama, termasuk para pengurus Golkar Kalsel sebelumnya.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti, Nina Megasari





