Berkahnya Makan Bersama Warga Pulau Bromo dalam Syukuran Qurban ACT

DUTA TV BANJARMASIN – Kegembiraan menyelimuti warga Pulau Bromo pada Senin (12/8). Betapa tidak, setelah sehari sebelumnya mereka mendapatkan kiriman daging kurban dari Dermawan Berqurban, Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina mengajak makan bersama dalam Syukuran Qurban. Seekor sapi dari Ibnu Sina diolah menjadi olahan yang enak dan siap santap.

Euforia warga menyambut Syukuran Qurban cukup tinggi. Warga bahkan sudah melakukan persiapan dari sehari sebelumnya.

“Kami dan warga bergotong royong menyiapkan tempat sejak Sabtu (10/8) malam. Alhamdulillah berkat kerjasama semua jadi lebih ringan,” ujar Ilyas selaku koordinator event.

Syukuran Qurban yang bertempat di Masjid Byna Taqwa dihadiri ratusan warga. Dari anak-anak hingga orang tua berkumpul dan menyantap sajian daging qurban bersama Walikota Banjarmasin.

“Bagi saya makna Idul Adha itu tentang spirit berkurban, yaitu berbagi terhadap sesama terus menerus,” ujar Ibnu Sina. “Termasuk dengan apa yang dilakukan Global Qurban ACT kali ini menjadi contoh yang baik, daging tidak hanya dibagi mentah tapi juga dimasak dan dimakan bersama,” imbuhnya.

Menurut Ibnu Sina, memasak daging kurban itu dibolehkan. “Kegiatan seperti ini membangkitkan semangat kegotongroyongan. Semua warga berkumpul, semangat ‘Kayuh Baimbai’ jadi terlihat. Terima kasih ACT yang telah mempelopori acara ini. Semoga bisa berlanjut tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.

Rupanya kehadiran Ibnu Sina menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga Pulau Bromo. Hal ini secara gamblang disampaikan oleh Ahmad selaku ketua RT 5.

“Kami berterima kasih sekali ada Walikota Banjarmasin hadir dan makan bersama, terima kasih ACT telah mengajak Walikota ke sini (Pulau Bromo),” ucap Ahmad antusias.

Warga Pulau Bromo makan bersama

Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin menjelaskan bahwa acara Syukuran Qurban sendiri dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dari Aceh sampai Papua.

“Melalui gelaran ini kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersyukur atas limpahan kenikmatan dari Allah SWT yang selama ini kita dapatkan,” kata Zainal.

Mengenai Pulau Bromo menjadi pilihan, Zainal menyampaikan bahwa kondisi warga Pulau Bromo memang layak untuk dibantu.

“Perekonomian warga yang masih rendah dan krisis air bersih yang melanda wilayah ini sudah seharusnya menjadi perhatian kita semua,” ucapnya.

Selain relawan MRI-ACT dan masyarakat sekitar, berbagai elemen mitra juga turut membantu keberlangsungan Syukuran, seperti TAGANA, Mitra TNI Polri, BEM Poliban, BNI Syariah Cabang Banjarmasin, JNE, Amanah, MEP, hingga komunitas gojek Banjarmasin.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Aspihani Nor Hasani. Beliau mendoakan keberkahan bagi warga Pulau Bromo dan para dermawan qurban yang bersedia berkurban di Pulau Bromo.

 

MRI-ACT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *