Bekas Tambang Kintap Longsor dan Gerus Lahan Warga

Kintap, DUTA TV — Puluhan rumah warga RT 2 dan RT 4 Dusun Satu Desa Bukit Mulia Kecamatan Kintap, Tanah Laut  terancam rawan terkena longsor  akibat lubang bekas tambang batu bara.

Sebab kubangan raksasa bekas tambang batu bara sedalam puluhan meter ini  lokasinya berdekatan dengan rumah warga.

Menurut pengakuan warga setempat, Purwanto, lubang menganga puluhan hektar tersebut sudah ditinggalkan oleh kontraktor sejak 3 tahun lalu. Saat hujan turun, seringkali terjadi longsor di sekeliling lubang bekas tambang. Longsoran ini mengakibatkan lahan milik seorang warga terkikis selebar 7 meter.

Lihat Juga :  Sukamta Gotong Royong Bangun Hunian Sementara Bagi Warga Terdampak Longsor

“Kalau hujan rintik tapi awet sering terjadi longsor. Ini sudah 3 tahun. Sudah di sampaikan ke desa tapi nggak bisa jawab. Kalau hujan malam kita tidur di belakang,”katanya.

Warga lain, Ruswanto mengatakan bahwa perusahaan tambang yang sebelumnya melakukan kegiatan di tempat tersebut telah bersedia memberikan ganti rugi. Namun hingga kini belum ada  kelanjutannya.

Lihat Juga :  Sukamta Gotong Royong Bangun Hunian Sementara Bagi Warga Terdampak Longsor

“Sering longsor. Perusahaan sudah deal, ditunggu sebulan ada 10 KK di data. Sudah setengah tahun yang  lalu. Harga sudah deal 750 juta. Terus 6 bulan kemudian harga turun 675. Sampai sekarang nggak ada tindak lanjut,”terang Ruswanto.

Selain terjadi di dusun Satu, lubang bekas tambang batubara dengan kondisi yang sama juga mengancam Dusun Dua Desa Bukit Mulia.

Lihat Juga :  Sukamta Gotong Royong Bangun Hunian Sementara Bagi Warga Terdampak Longsor

Saat ini di wilayah Kintap hujan masih turun cukup intens. Demi keamanan, warga sekitar memagari beberapa titik lubang tambang menggunakan seng.

 

Reporter : Suhardadi

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *