Bawaslu Kalsel Isyaratkan Bentuk Badan Adhoc Baru

BANJARMASIN, DUTA TV Dari amar putusan Mahkamah Konstitusi, dalam perkara sidang sengketa Pilgub Kalsel, petugas Adhoc KPU, yakni PPK dan petugas TPS atau KPPS, harus dibentuk dengan sumber daya yang baru dalam pelaksanaan pemungutan suara ulang atau PSU di 3 kabupaten 7 kecamatan.

Berbeda dengan penyelenggara, pengawas Bawaslu tidak diperintahkan untuk merombak jajaran badan adhoc-nya di tingkat kecamatan dan pengawas TPS.

Lihat Juga :  Hadapi PSU, KPU Kalsel akui Kekurangan Anggaran Rp. 5,4 M

Namun, komisioner Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan mengisyaratkan pihaknya juga akan mengulang proses rekrutmen pengawas kecamatan Panwascam dan pengawas TPS, setelah menunggu hasil evaluasi dari jajaran Bawaslu kabupaten/kota.

“Kalau memang ada terindikasi penanganan pelanggaran yangtidak becus, memihak, itu akan jadi catatan. Kita akan rekrut orang baru, atau diambil dari kecamatan terdekat, misal Banjarmasin Selatan ada terindikasi hal demikian, cari kecamatan sebelahnya yang terdekat,” ungkap Iwan Setiawan.

Lihat Juga :  Bawaslu Kalsel Tunggu Juknis KPU Terkait PSU

Proses rekrutmen maupun pengaktifan badan Adhoc akan segera dilakukan, setelah turunnya surat edaran dari Bawaslu RI, dari hasil evaluasi yang sudah dilayangkan ke penyelenggara Bawaslu pusat.

Reporter : Fadli Rizki


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *