Bawaslu Kaji Dugaan ‘politisasi masjid’

Banjarmasin, DUTA TV — Badan pengawas pemilihan umum Kalsel menindak lanjuti laporan warga, terkait dugaan politisasi masjid yang didalamnya disusupi kampanye Paslon Gubernur di massa PSU.

Dikonfirmasi di Sekretariat Bawaslu, Rabu siang kemaren (07/04/2021) anggota Bawaslu Kalsel Azhar Ridhani mengungkapkan, laporan warga berkenaan dugaan kampanye yang semestinya tidak ada tahapan di masa PSU, tengah masuk pada tahapan pengkajian tim Gakkumdu Kalsel.

Lihat Juga :  Komisi II DPR RI ‘Evaluasi’ Kinerja KPU Kalsel dan Pertanyakan Kesiapan PSU

Setelah pemenuhan syarat formil dan materil, tim penanganan pelanggaran akan melanjutkan proses pada klarifikasi pihak terkait.

“Kami sudah bahas, syarat formil, diterima Gakkumdu, lima klarifikasi, dugaan kampanye, diluar jadwal, apakah THD pasal tersebut bisa dikenakan,” ucap  Azhar Ridhani

Sebelumnya, Senin 5 April lalu perwakilan masyarakat melapor ke Bawaslu terkait adanya dugaan kampanye di tempat ibadah di masa PSU, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan insiden dugaan kekerasan antar warga yang diduga melibatkan tim hukum Paslon bernomor urut 02.

Lihat Juga :  PSU di Banjar, LSM : Memalukan !

Tim liputan

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *