Bawaslu Banjar Metodekan Pencegahan Money Politik Pilkada

Martapura, Duta TV Ketua Bawaslu Banjar, Hafiz Ridha, melantik 60 anggota Panwascam se-Kabupaten Banjar yang lolos seleksi pemilihan untuk 20 kecamatan. Mereka sekaligus menandatangani pakta integritas untuk menolak segala bentuk suap dari tim sukses dan peserta Pilkada.

Jajaran Bawaslu hingga Panwascam membuat kesepakatan menjadi pengawas dan hakim yang berintegritas, agar pada pelaksanaan Pilkada 2024, setiap pelanggaran bisa dieliminir dan ditindaklanjuti secara hukum.

Dari 60 anggota Panwascam yang dilantik, hanya 10 persen orang baru, sehingga Bawaslu Banjar mengharapkan proses pengawasan lebih ketat dari pelaksanaan pemilu legislatif.

Ketua Bawaslu Banjar, Hafiz Ridha, mengungkapkan bahwa dari pengalaman sejumlah sengketa pemilu di Kabupaten Banjar, pihaknya akan mengedepankan metode pencegahan, terutama pada potensi kerawanan money politik dari tim sukses maupun peserta pemilu.

Maraknya money politik dan mindset pragmatis dari masyarakat pemilih mendapat sorotan dari tokoh Kalimantan Selatan, Profesor Abdul Hafiz Anshari, yang berharap agar elemen hukum seperti Bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan menegakkan aturan pemilu secara tegas.

Reporter: Tarida Sitompul

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *