Audit Aset UDD PMI, Pengurus Temukan Persoalan Kepemilikan Barang

Banjarmasin, Duta TV – Pengurus baru PMI Kota Banjarmasin melakukan audit internal ke Unit Donor Darah atau UDD. Audit menjadi bagian dari monitoring dan pengawasan, sekaligus persiapan sebelum dilakukan audit eksternal oleh akuntan publik.

Salah satu fokus utama adalah memastikan seluruh aset tercatat dan berada dalam penguasaan PMI. Sebelumnya, pengurus mendapat informasi, ada pihak yang mengaku meminjamkan ban untuk ambulans PMI, bahkan empat ban pada salah satu ambulans sempat dilepas, dan kemudian diganti dengan ban baru oleh pengurus.

Persoalan kembali muncul, ketika ada pihak yang mengklaim pendingin ruangan atau AC di UDD sebagai milik pribadi. Temuan tersebut mendorong pengurus melakukan pendataan menyeluruh.

Seluruh aset yang ditemukan kemudian diberi penanda sebagai aset PMI. Selain aset, pengurus juga memeriksa administrasi kepegawaian, termasuk sertifikasi tenaga yang bekerja di UDD.

Pengurus menegaskan, setelah pendataan dilakukan, tidak boleh ada lagi aset UDD yang keluar tanpa izin atau surat resmi. Langkah ini diharapkan memperkuat tata kelola aset, sekaligus memastikan pelayanan donor darah bagi masyarakat berjalan dengan tertib dan transparan.

“Yang sebagai awal untuk dilakukan audit eksternal ya, akuntan publik ya. Karena setelah ini akan diadakan audit eksternal. Nah, yang kami teliti saat ini adalah aset. Kenapa kami meneliti aset?

“Karena beberapa waktu yang lalu ada seseorang yang mengatakan bahwa beliau meminjamkan ban ke ambulans PMI. Dan satu ambulans kami bannya waktu itu empat-empatnya terpaksa harus dilepas. Kami katakan bahwa setelah hari ini tidak ada lagi aset yang keluar tanpa izin atau surat resmi dari pengurus. Jadi semua sudah kami data, tadi kami tempel stiker bahwa itu adalah aset dari PMI, seperti itu,” ujar David Santosa, Kepala Bidang Kemitraan dan Kerja Sama PMI Kota Banjarmasin.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan sumber daya manusia yang bertugas memenuhi ketentuan pelayanan kesehatan.

Aspek keuangan juga menjadi bagian dari audit awal, meski hasil pemeriksaan belum disampaikan secara rinci.

Hasil audit internal selanjutnya akan dituangkan dalam laporan standar. Laporan tersebut diserahkan kepada Ketua PMI Kota Banjarmasin Hajjah Ananda, untuk kemudian ditindaklanjuti bersama PMI Provinsi sebagai pembina.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *