Arian Noor, Penyandang Disabilitas Yang Bekerja di Instansi Pemerintahan

Banjarmasin, DUTA TV — Sosok Arian Noor, penyandang tuna netra yang kini bekerja sebagai salah satu staf di Dinas Perpustakaan dan Mearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Bergabung sejak Februari lalu, pemuda 32 tahun ini ditempatkan di gedung layanan khusus Dispersip Kalsel yang mana fasilitasnya sendiri saat ini telah tersedia dan terus dibenahi.

Berpredikat tuna netra kategori totally blind tak menyurutkan semangat Arian Noor untuk memberikan pelayanan maksimal saat bekerja.

Bahkan meski divonis tak bisa melihat, tahukah bahwa Arian Noor dapat mengoperasikan komputer.

Pada gedung layanan disabilitas Perpus Palnam ini, Arian betugas sebagai staf pelayanan bagi pengunjung disabilitas.

Untuk bisa bekerja, sehari-harinya Arian diantar jemput menggunakan ojek online yang mana kalau dihitung hitung sebulannya bisa mengeluarkan uang mencapai 900 ribu rupiah untuk transportasi saja.

“Kemaren ikut seleksi, tahu ada seleksi karena Dispersip juga mendatangi layanan sosial di Banjarbaru, kebetulan saya punya keahlian bongkar pasang layar komputer dan bisa mengoperasikan komputer jadi saya ikut tes,” tutur Arian Noor

Sementara itu, di Dispersip sendiri tak hanya memberi ruang kepada staf yang mahir berinteraksi dengan penyandang tuna netra namun juga tuna rungu.

“Saya bisa bahasa isyarat, kemaren ikut pelatihan, dan sebelumnya juga mengajar di SLB sebelum bekerja,” kata Lili Hafizah, Pustakawan

Di Dispersip Kalsel, Arian sempat mengisi waktu dengan menjadi guru mengaji dan kaum mesjid. kehadiran Arian Noor di instansi pemerintahan ini membuktikan jika kesempatan bekerja yang diberikan pemerintah saat ini sudah mulai merata.

Reporter : Nina Megasari

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *