Anggaran Penanganan Karhutla Jadi Prioritas di APBD Perubahan 2026

BANJARMASIN, DUTA TV – Ancaman karhutla menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan Raperda Perubahan APBD Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2026. Badan Anggaran DPRD Kalsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah kembali mencermati usulan program dan kebutuhan anggaran dari masing-masing SKPD.
Di tengah kondisi kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa bulan ke depan, anggaran untuk penanganan bencana dinilai harus menjadi perhatian.
Wakil Ketua DPRD Kalsel Kartoyo mengatakan, Banggar meminta setiap SKPD menyampaikan secara rinci program yang diusulkan, termasuk kebutuhan anggaran dan tingkat urgensinya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan anggaran yang tersedia benar-benar diarahkan pada program yang dibutuhkan masyarakat.
“Pembahasan APBD Perubahan yang telah disampaikan tadi ada tanggapan dari Pak Gubernur. Hari ini kita bahas. Kita menginginkan ada breakdown program-programnya setiap SKPD. Kita ingin memastikan program-program itu memihak kepada masyarakat. Salah satunya, saat ini kita menghadapi kemarau panjang yang kemungkinan sampai Februari, berarti kita harus mempersiapkan diri untuk musim hujan yang akan datang,” ujar Kartoyo.
Sementara itu, Ketua TAPD Kalsel mengatakan pemerintah daerah juga menempatkan penanganan karhutla sebagai salah satu kebutuhan yang perlu diperhitungkan dalam perubahan APBD.
Dengan kondisi kemarau yang masih berlangsung, kesiapan personel, peralatan, hingga dukungan anggaran menjadi bagian penting dalam upaya mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan.
“Memang kemarin kita sudah melakukan asistensi dengan SKPD-SKPD, mana yang sangat urgen dalam penambahan. Apalagi dengan kondisi keuangan kita, kita harus selektif dalam memberikan penambahan-penambahan, sehingga nantinya harapan kita semuanya bisa berjalan. Apalagi dengan musim sekarang di mana-mana ini, perlu nanti ada juga penanganan-penanganan,” jelas H. M. Syarifuddin, Ketua TAPD Kalsel.
Banggar DPRD Kalsel meminta pembahasan dilakukan secara lebih rinci agar program prioritas tidak kalah dengan usulan lainnya. Banggar berharap anggaran yang disiapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi ancaman karhutla selama kemarau, sekaligus mengantisipasi potensi bencana saat musim hujan.
Reporter : Evi Dwi Herliyanti





