Anggaran MBG Turun Jadi Rp 268 Triliun

Jakarta, DUTA TV – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara terkait kabar pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia mengungkapkan saat ini pemerintah tengah menghitung ulang kebutuhan program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu.
Namun ia menyakini dari hasil perhitungan sementara memang ada pengurangan kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan program MBG.
“Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan, kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program makan bergizi gratis ini,” kata Prasetyo saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).
Prasetyo mengatakan sampai saat ini proses penghitungan ulang kebutuhan anggaran tersebut masih berlangsung seiring rencana perbaikan tata kelola program MBG. Untuk itu ia meminta agar pemerintah diberikan waktu.
“Makanya kami minta waktu untuk juga menghitung dengan Kementerian Keuangan maupun dengan BGN. Jadi dari proses penataan nanti akan akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk program makan bergizi ini totalnya menjadi berapa,” jelasnya.
Prasetyo menjelaskan penataan program MBG akan dilakukan secara menyeluruh, tak hanya soal anggaran namun juga terkait jumlah dan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini terindikasi mengalami pembengkakan.
Menurutnya proses perbaikan tata kelola ini ditarget rampung dalam satu bulan. Meski dalam pelaksanaannya ia tidak menampik akan ada dinamika, yang diharapkan tidak akan mengganggu pelaksanaan MBG.
“Kita target awal satu bulan ini harus harus sudah selesai. Tapi tentunya kan semua ada dinamikanya ya. Makanya yang pertama tentu tadi kita tekankan adalah yang sudah berjalan tetap berjalan, tidak boleh ada gangguan, dan di situ pun juga catatan-catatan perbaikan itu terus tetap harus dilakukan.
“Yang sudah baik pun juga harus ada pengawasan supaya kualitasnya bisa terjaga. Kita tidak ingin ada penurunan,” tegasnya.
Sebagai informasi, sebelumnya Badan Gizi Nasional (BGN) telah meluruskan informasi terkait pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026.
Disebutkan, anggaran MBG pada tahun ini dipangkas dari Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun.
BGN memastikan informasi tersebut tidak benar. Sebab dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, besaran anggarannya sudah ditetapkan Rp 268 triliun.(dtk)





