Aksi Boikot Prancis, 212 Mart Tak Takut Merugi

BANJARMASIN, DUTA TV Salah satu karyawan toko 212 Mart atau Ritel Modern di kawasan Pangeran Antasari terlihat mengemasi sejumlah barang dan juga produk yang berasal dari negara Prancis, Rabu siang (04/11).

Sejak awal bulan memang mereka ritel ini tidak lagi menjual barang atau produk dari negara Prancis, karena adanya pernyataan dari Presiden Prancis yang melecehkan umat muslim diseluruh dunia.

Barang yang ditarik dari mini market tersebut seperti susu anak, produk perawatan untuk tubuh dan produk lainnya.

Meski sudah menarik sejumlah produk asal Prancis, mereka tidak takut akan merugi. Pasalnya, pemboikotan tersebut dinilai sebagai bentuk perjuangan umat muslim untuk membela agama dan Nabi Muhammad Sallahu Alaihi Wassalam.

“Sekarang kita mulai boikot juga, ya kalau istilah rugi untuk perjuangan islamnya, kita kada mengenal itunya pang, kalu rugi memang rugi, tapi untuk perjuangan,” Suparno Pengelola 212 Mart Banjarmasin.

Menurut pihak ritel modern itu, aksi boikot tersebut akan terus dilakukan sampai presiden Prancis Emmanuel Macron meminta maaf kepada seluruh umat muslim di dunia.

Reporter : Zein Pahlevi


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *