Madrasyah Ibtidayah Musyawarah Menunggu Perhatian

DUTATV BANJARMASIN – Berada  di tengah perkotaan tak menjamin terpenuhinya standar fasilitias sebuah lembaga pendidikan. Potret itulah yang tergambar dari keberadaan Madrasyah Ibtidayah (MI) Musyawarah yang berada di kelurahan Kampung Gadang Banjarmasin Tengah.

Fasilitas pendidikan swasta ini masih jauh dari kata layak. Sejumlah papan terlepas pada tempatnya sehingga lubang besar menganga di depan teras sekolah.

Lantai ruangan kelas terkelupas

Kondisi bagian dalam bangunan tak kalah memprihatinkan. Beberapa bagian terlihat rapuh dimakan usia.

Salamah, salah seorang siswa kelas 5 berharap sekali sekolahnya segera diperbaiki. Selama ini jika hujan, atap plafon akan bocor. Mereka juga sering terperosok ke dalam titian yang ada di depan kelas saat melintasinya. Sementara halaman sekolah berupa tanah yang banyak ditumbuhi rumput liar.

Setiap tahun jumlah murid di MI Musyawarah terus menurun

Menurut Kepala MI Musyawarah, Sirajudin, kondisi bangunan yang berdiri pada 1987 ini, 80 persen telah  rusak. Sekolah itupun kini hanya menyisakan 37 orang siswa. Sejak 9 tahun lalu sekolah mereka tidak pernah mendapatkan bantuan perbaikan meski telah mengajukan permohonan.

“Saya sejak 2010 di sini. Sangat memperihatinkan. Kami berharap ada bantuan dari Pemerintah terkait untuk hal ini. Setidaknya agar kami bisa merasakan pendidikan yang layak,”harap Sirajudin mengenai kondisi sekolah yang menjadi amanahnya tersebut.

Dinding ruangan banyak yang pecah

Selain perlu direnovasi, MI Musyawarah juga memerlukan bantuan pengembangan penunjang pendidikan. Sebab tidak terdapat kelengkapan fasilitas belajar mengajar di ruang guru.

Sementara saat coba dikonfirmasi tekait kondiio sekolah, pihak Kementerian Agama belum bersedia ditemui dengan alasan saat itu sedang ada tamu dari Inspektorat.

 

Reporter : Elsa Pratiwi – Simon Rodrigues

Berita Lainnya

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *