Warga Menyemut di Pemakaman Cawalkot Bontang Adi Darma

Bontang, DUTA TV — Calon Wali Kota (Cawalkot) Bontang Adi Darma meninggal dunia dengan status positif COVID-19. Pemakaman Wali Kota Bontang periode 2011-2016 itu dihadiri ribuan warga.
Adi Darma dimakamkan 4 jam setelah dinyatakan meninggal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bontang Kuala, Bontang Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (1/10/2020).
Setidaknya ribuan orang hadir di pemakaman tersebut tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Walaupun sudah menggunakan masker, namun jarak pelayat saling berdempet-dempetan. Salah seorang pelayat yang hadir saat pemakaman merasa Adi Darma meninggal tidak berstatus COVID-19 karena dimakamkan di TPU. Jadi, ia merasa tak khawatir berada di kerumunan tersebut.
“Kalau Pak Adi Darma positif, seharusnya tidak dimakamkan di TPU ini, harusnya dimakamkan di sana khusus COVID-19,” kata Triyono salah seorang pelayat yang juga merupakan relawan Adi Darma saat ditemui di lokasi.
Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Bontang, Bahauddin, dan Jubir Tim Gugus Tugas Covid Bontang Adi Permana belum merespons saat dimintai konfirmasi terkiat penerapan protokol kesehatan dalam pemakaman.
Sebelumnya, Adi Darma meninggal dunia hari ini, Kamis (1/10/2020) pukul 11.40 Wita. Cawalkot Bontang yang diusung PDIP dan PKB itu meninggal dalam perawatan di RSUD Taman Husada Bontang karena terpapar COVID-19.
“Iya meninggal jam 11.40 Wita (1/9),” kata Direktur RSUD Bontang, I Gusti Made Suardika, saat dimintai konfirmasi.
Sementara itu, perwakilan keluarga yang juga kuasa hukum keluarga Adi Darma, Risnal, SH, mengatakan mantan Wali Kota Bontang periode 2011-2016 itu meninggal setelah dirawat di rumah sakit selama 5 hari. Risnal mengungkapkan kondisi Adi Darma sebelumnya sempat membaik sebelum meninggal dunia.(dtk)





