Lima Tahun Terendam, Petani Tak Bisa Tanam Padi

DUTA TV HSS – Lahan persawahan seluas kurang lebih 100 hektar , yang ada di Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini, tak bisa lagi ditanami padi sejak lima tahun terakhir.
Padahal persawahan ini biasanya digarap oleh 6 desa yang ada di Kecamatan Simpur , namun karena kondisinya terendam air yang cukup tinggi diduga akibat adanya aktivitas bloking sungai, yang dilakukan oleh pihak perusahaan kelapa sawit, yang beroperasi disekitar areal persawahan tersebut menyebabkan lahan tak bisa lagi dimanfaatkan.
Menanggapi permasalahan itu beberapa anggota Komisi II DPRD Â beserta Dinas terkait di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, langsung melakukan peninjauan ke lokasi persawahan. Guna melihat secara langsung kondisi yang tengah dialami warga setempat agar nantinya dapat ditindaklanjuti.
“Ulun selaku pemerintah Desa Tebing Tinggi ini mengharapkan dengan adanya pemantauan pada hari ini sawah khususnya di RT2, Desa Tebing Tinggi masalah airnya bisa teratasi, kemudian untuk selanjutnya bisa digarap kembali dan kemudian menurut pengalaman dari warga ini sekitar lima tahun, kebelakang sawah ini tidak bisa digarap,†ucap Rizahumaini Kepala Desa Tebing Tinggi
“Informasi ini belum jelas tapi karena kalau lima tahun kebelakang, masih bisa ditanami ada bloking jalan sawit tapi ini kan belum jelas, dan kita tadi sudah sudah sepakat kita perlu survei ulang, karena ini secara teknis tidak tau arah aliran sungai ini kemana, lalu apa penyebabnya itu yang lebih detail tim teknis turun kelapangan dan setelah tim teknis nanti kita bicarakan kembali, di dewan langkah apa yang harus kita ambil,†kata Kartoyo Ketua Komisi II DPRD Kabupaten HSS

“Memang pada sawah kurang mendukung permukaan air juga cukup tinggi, sehingga beberapa puluh hektar yang tidak bisa ditanami, untuk tindak lanjutnya nanti seperti apa yang disampaikan oleh ketua komisi II tadi, kita akan membentuk tim untuk melakukan survei titik permasalahannya itu ada dimana,â€tutur Muhammad Noor Kadis Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Untuk mengetahui penyebab pasti terendamnya persawahan ini, pemerintah dan Anggota Dewan akan membentuk tim survei khusus, untuk menindak lanjuti keluhan para peteni.
Reporter : Muhammad Irfansyah





