Pertamina Kirim 16 Mobil Tangki, Alihkan Suplai BBM ke Flores

Kupang, DUTA TV – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mengalihkan suplai bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Flores dengan mengirim 16 mobil tangki dari Bima, Nusa Tenggara Barat, pascagempa yang merusak Terminal BBM Reo.

“Sebanyak 16 mobil tangki itu sudah tiba di Labuan Bajo, Manggarai Barat, untuk kemudian melakukan alih suplai pengisian BBM dari sejumlah terminal BBM yang ada di Pulau Flores yang bisa menerima pembongkaran dari kapal laut,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi di Kupang, Rabu.

langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM di wilayah Flores, khususnya Flores bagian utara, tetap terpenuhi setelah TBBM Reo mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada 15 Agustus 2026.

Pasca-gempa, Pertamina Patra Niaga memutuskan untuk sementara tidak mengoperasikan TBBM Reo karena masih melakukan pemeriksaan terhadap kekuatan dermaga yang digunakan untuk aktivitas bongkar muat BBM.

Menurut Ahad, Pertamina mengoptimalkan sejumlah terminal BBM lain yang masih dapat menerima pembongkaran BBM dari kapal, di antaranya TBBM Larantuka, Maumere dan Ende.

Sebanyak 16 mobil tangki yang dikirim dari Bima tersebut selanjutnya digunakan untuk mendistribusikan BBM dari terminal-terminal tersebut ke sejumlah wilayah di Pulau Flores, terutama daerah yang terdampak bencana.

“Termasuk untuk kebutuhan BBM dan Avtur di Labuan Bajo dan sekitarnya lewat Terminal Bima,” ujarnya.

Sebelumnya Pertamina juga telah mengirimkan 11 mobil tangki BBM dari Bima melalui penyeberangan Sape menuju Labuan Bajo dan sejumlah wilayah di Flores.

Namun, pengiriman menggunakan kapal feri tersebut memiliki keterbatasan kapasitas karena mobil tangki yang dibawa berukuran delapan hingga 16 kiloliter.

“Karena itu setelah melakukan pengisian di Labuan Bajo dan sekitarnya, 11 mobil tangki itu kembali ke Bima,” katanya.

Untuk memperkuat distribusi, Pertamina kemudian mengirimkan mobil tangki berukuran 15 kiloliter yang memiliki dimensi lebih kecil sehingga dapat diangkut dalam jumlah lebih banyak menggunakan kapal.

“Sehingga kami datangkan lagi yang ukurannya lebih kecil, ukuran 15 kl dan bisa muat 16 unit mobil tangki,” ujar Ahad.

Ia memastikan Pertamina Patra Niaga terus menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat di wilayah terdampak gempa dan akan melakukan pengalihan suplai selama TBBM Reo belum dapat kembali beroperasi.(ant)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *