Siswi SD Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual

Banjarmasin, Duta TV — Suasana salah satu SD negeri di kawasan Banjarmasin Tengah ini tampak lengang, meski pembelajaran masih tetap dilaksanakan pada Senin siang kemarin (10/08/26).

Diduga di sekolah ini sebelumnya terjadi pelecehan seksual yang dilakukan salah satu oknum guru terhadap siswinya.

Dari informasi, dugaan pelecehan dilakukan oknum dengan menyentuh area sensitif korban.

Peristiwa disebutkan terjadi saat jam sekolah masih berlangsung dan masih dalam lingkungan sekolah.

Siswi yang merasa dilecehkan langsung melaporkan perbuatan tersebut kepada orang tuanya. Orang tua juga langsung meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban kepada pihak sekolah.

Menyusul laporan tersebut, pihak sekolah langsung memanggil oknum guru dan korban pada Senin kemarin.

Pada pertemuan, keluarga korban dan pihak sekolah tidak memberikan keterangan apa pun. Namun, mediasi tersebut dikabarkan sudah menemui kesepakatan antara terduga pelaku dan juga keluarga korban.

Mereka meminta kepada media agar mengonfirmasi kepada pihak Dinas Pendidikan.

Disdik Bakal Panggil Oknum Guru dan Orang Tua Korban

Sementara, Dinas Pendidikan Banjarmasin bakal memanggil oknum guru yang diduga melakukan pelecehan seksual, pihak sekolah, dan juga orang tua korban pada Selasa siang ini.

Pemanggilan guna mengetahui pasti kronologi dan sanksi apa yang bakal diberikan kepada oknum tersebut jika terbukti melakukan pelecehan.

“Ke­jadian yang diduga pelecehan seksual di salah satu sekolah tadi pagi sudah memanggil kepsek beserta pendidik yang melakukan pelecehan seksual. Dari keterangan yang didapat, kejadian yang diduga pelecehan, keterangan sementara, unsur ketidaksengajaan oleh pendidik. Kami akan memanggil kembali orang tua dan korban untuk meminta keterangan bersama DP3A dan perlindungan anak, baik psikolog dan bidang hukum. Siang ini juga ada pertemuan antara guru dan orang tua. Kami akan update kembali dan memanggil juga guru,” ujar Ryan Utama, Kadisdik Banjarmasin.

Belakangan diketahui, oknum guru yang diduga melakukan pelecehan seksual tersebut merupakan mantan wali kelas dari korban.

Reporter: Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *