Harga Pertamax Naik Drastis, Warga Banjarmasin Mengeluh

Banjarmasin, Duta TV — Harga BBM non-subsidi jenis Pertamax resmi naik dari 12.900 rupiah menjadi 17.000 rupiah per liter.

Kenaikan sebesar Rp4.100 per liter tersebut membuat banyak pengguna terkejut.

Sejumlah warga mengaku baru mengetahui informasi kenaikan harga setelah melihat pemberitaan dan informasi di media sosial.

Salah satu warga Banjarmasin, Ahmad Sidiq, mengaku kaget dengan kenaikan harga yang menurutnya terlalu tinggi dan terjadi dalam waktu singkat.

Sidiq menilai jika memang diperlukan penyesuaian harga, maka sosialisasi kepada masyarakat perlu dilakukan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kebingungan.

Ia juga berharap kenaikan harga dapat dilakukan secara bertahap sehingga dampaknya tidak terlalu berat bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan Pertamax.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Rafi. Menurutnya, kenaikan harga Pertamax berpotensi membuat sebagian pengguna beralih ke BBM subsidi jenis Pertalite.

Rafi menyebut kondisi perekonomian saat ini membuat masyarakat semakin sensitif terhadap kenaikan berbagai kebutuhan, termasuk bahan bakar.

Kenaikan harga Pertamax menjadi perhatian karena berdampak langsung terhadap biaya transportasi dan pengeluaran harian masyarakat.

Sejumlah warga berharap ada penjelasan resmi dan langkah antisipasi dari pihak terkait agar masyarakat dapat menyesuaikan pengeluaran di tengah meningkatnya biaya hidup.

Reporter: Mawardi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *