Bunda PAUD Tala: Pendidikan Akademis Harus Seimbang dengan Akhlak Anak Usia Dini

Tanah Laut,Duta TV — Suasana Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tala tampak dipadati oleh ratusan kepala sekolah PAUD dan TK dari sebelas kecamatan.

Mereka hadir untuk mengikuti sosialisasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta Program Wajib Belajar 13 Tahun.
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Tanah Laut, Dian Rahmat Trianto, menyoroti tajam dampak paparan teknologi digital yang mengepung kehidupan anak-anak tanpa filter benteng moral yang kuat. Ia menegaskan, pendidikan akademis harus seimbang dengan adab dan akhlak sejak masa emas atau golden age.

“Merupakan upaya Pemda melalui Disdik untuk sosialisasi kepada pendidik PAUD untuk terus sosialisasi kepada pendidik, dalam tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dalam program belajar 13 tahun, ilmu yang diajarkan kepada anak PAUD, mulai kebiasaan bangun tidur, beribadah, sehingga mereka tidak hanya diberikan ilmu, tetapi juga belajar etika, adab, dan akhlak,” ucapnya.

Merespons arus digitalisasi, Disdikbud Tanah Laut menjadikan PAUD sebagai prioritas utama. Kepala Disdikbud Tanah Laut, Myrza Fazrina, menilai fondasi emas seorang anak wajib diperkuat sejak dini sebelum memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.

“Pondasi anak di jenjang PAUD, kepala sekolah PAUD dan TK yang disosialisasikan agar materi yang didapat agar disampaikan kepada guru-guru di sekolah. Bunda PAUD sudah melaunching lima proyek strategis, dijadwalkan untuk mendongeng, parenting, Pelita. Akan dilaksanakan oleh Bunda PAUD pada tahun 2026,” ujar Myrza.

Sebagai langkah taktis, Disdikbud Tanah Laut kini menerapkan lima proyek strategis sekaligus. Di antaranya adalah Gerakan Bunda Bakisah atau mendongeng, Agroteen untuk cinta pertanian lokal, Melati Desa untuk perluasan TK negeri, Ideal PAUD khusus inklusi, serta Gerakan Pelita untuk kolaborasi aktif orang tua.

Reporter: Suhardadi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *