Batas Pembebasan Lahan Hingga Juni, 250 Persil NUFReP Veteran Belum Tuntas

Banjarmasin, Duta TV — Pembebasan lahan untuk proyek strategis National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) di Kota Banjarmasin, khususnya di sepanjang Jalan Veteran, masih belum berjalan maksimal.

Meski Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas PUPR telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp140 miliar, realisasi pembebasan lahan belum menunjukkan progres signifikan.

Saat ini, waktu yang dimiliki Pemko semakin terbatas. Batas akhir pembebasan lahan ditargetkan hingga Juni mendatang. Jika tidak tercapai, proyek tersebut berpotensi dipindahkan ke kota lain.

Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Banjarmasin, Khairina Rahmi, mengungkapkan kendala utama di lapangan adalah persoalan administrasi, terutama terkait status kepemilikan lahan dan sengketa waris yang belum tuntas.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Ridho Akbar, meminta Dinas PUPR segera mempercepat proses penyelesaian agar proyek dapat berjalan sesuai rencana.

Ia menegaskan, jika target tidak tercapai, hal ini akan menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat yang telah terdampak rencana pembangunan.

Di sisi lain, kawasan Jalan Jafri Zamzam yang sebelumnya masuk dalam skema NUFReP dipastikan tidak lagi termasuk. Penanganannya akan dilakukan melalui pendekatan nature based solutions (NBS) yang didanai dari APBN.

Reporter: Ade Yanuar

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *