Gubernur Kalsel Tegaskan Tidak Terapkan WFH bagi ASN

Banjarbaru, Duta TV — Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tidak akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara setiap hari Jumat.

Kebijakan tersebut disampaikan Muhidin sebagai respons atas arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait fleksibilitas kerja ASN.

Menurut Muhidin, kondisi di Kalimantan Selatan saat ini masih dalam keadaan terkendali sehingga belum ada urgensi untuk menerapkan sistem kerja dari rumah.

Muhidin juga menyoroti potensi dampak negatif dari penerapan WFH, khususnya terhadap kedisiplinan ASN.

Ia khawatir kebijakan tersebut dapat disalahartikan sebagai hari libur. Selain itu, ia menegaskan bahwa anggaran kegiatan pemerintah daerah telah berjalan sesuai perencanaan.

Penerapan WFH dikhawatirkan dapat mengganggu efektivitas pelaksanaan program yang sudah dirancang.

Dengan kebijakan ini, Pemprov Kalsel berharap kinerja aparatur tetap optimal, disiplin terjaga, serta program pembangunan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Reporter: Mawardi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *