Budaya Membaca Nyaring Rambah Siswa SD, Mengedukasi hingga Asah Kreativitas

Banjarmasin, Duta TV — Suasana berbeda terlihat di SDN Guntung Manggis. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan literasi yang diselenggarakan bersama komunitas Readaloud Kalsel.
Dalam kegiatan ini, dua relawan literasi membacakan buku cerita menggunakan teknik membaca nyaring atau read aloud.
Metode ini dinilai mampu memberikan contoh membaca yang baik, benar, dan menyenangkan bagi anak-anak. Tidak hanya mendengarkan cerita, para siswa juga diajak untuk berkreasi.
Mereka membuat karya berbentuk pohon menggunakan teknik cetak cat air sebagai upaya mengasah keterampilan sekaligus daya imajinasi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan Gerakan Tujuh Anak Indonesia Hebat yang mendorong anak untuk aktif, kreatif, dan gemar membaca.
Sejak awal tahun 2026, SDN Guntung Manggis secara rutin menggandeng komunitas literasi untuk menggelar kelas membaca.
Buku-buku yang dibawakan pun disesuaikan dengan materi pembelajaran di sekolah, seperti pengenalan bagian tubuh.
Setelah menyimak cerita, para siswa diajak berdiskusi dan berkolaborasi dengan teman sebaya, sehingga proses belajar menjadi lebih interaktif.
Kepala SDN Guntung Manggis, Waluyo Agus Widodo, dorong minat baca melalui metode membaca nyaring.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya bisa membaca, tetapi juga menikmati proses membaca itu sendiri. Melalui metode membaca nyaring, anak-anak mendapatkan contoh yang baik sekaligus merasa senang dalam belajar,” ujarnya.
Lewat kegiatan ini diharapkan minat baca dan kreativitas siswa semakin meningkat serta membentuk generasi muda yang cerdas dan berdaya saing.
Reporter: Nina Megasari





