DPM UNISM Ajak Warga Desa Tambak Sarinah Melek Digital Lewat Banua Langkar Corner

Tanah Laut, DUTA TV — Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Sari Mulia memperkenalkan Banua Langkar Corner kepada warga Desa Tambak Sarinah, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. Banua Langkar Corner merupakan inisiasi DPM UNISM sebagai upaya transformasi desa yang lebih sehat, peduli lingkungan, melek digital, dan berdaya ekonomi.

Banua Langkar Corner dikenalkan lewat Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan atau PPK Ormawa UNISM. Program ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta pihak Universitas Sari Mulia.

Kegiatan yang berlangsung sejak Juli hingga November ini mengusung tajuk Pengenalan dan Implementasi Banua Langkar Corner, sebuah program pemberdayaan masyarakat terpadu yang bertujuan mendorong transformasi desa melalui peningkatan literasi kesehatan, kepedulian lingkungan, kesiapan digital, hingga penguatan ekonomi lokal.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan juga menggandeng sejumlah mitra strategis, yakni Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut, Pemerintah Kecamatan Kurau, serta Pemerintah Desa Tambak Sarinah.

Program ini dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan desa melalui pendekatan yang menyeluruh. Fokus utamanya meliputi peningkatan literasi kesehatan melalui edukasi dan pelatihan kader posyandu, termasuk promosi perilaku hidup bersih dan sehat.

Selain itu, penguatan literasi digital untuk remaja dan masyarakat desa juga digenjot agar mereka lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dan peluang ekonomi digital. Kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan manajemen pengelolaan sampah dengan pendekatan aksi lingkungan berkelanjutan, hingga pemberdayaan UMKM lokal mencakup pelatihan branding, pemasaran digital, serta peningkatan kualitas produk.

Tak hanya bersifat teoretis, seluruh rangkaian kegiatan juga menampilkan proses pendampingan dan aksi lapangan yang dilakukan langsung oleh mahasiswa bersama masyarakat, mulai dari kelas pelatihan, bimbingan teknis, simulasi, hingga implementasi program di berbagai titik kegiatan desa. Kader, UMKM, remaja, dan warga desa menjadi target utama.

Kader posyandu, pelaku UMKM lokal, remaja Desa Tambak Sarinah, hingga warga desa umum turut hadir untuk menyimak pemaparan program dan berpartisipasi dalam sesi diskusi awal. Keberagaman peserta ini menunjukkan bahwa Banua Langkar Corner memiliki jangkauan luas dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia desa secara menyeluruh.

Dampak awal yang terasa di masyarakat menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya hadir sebagai fasilitator, tetapi juga mitra aktif dalam pembangunan desa. Program ini diharapkan mampu melahirkan perubahan berkelanjutan bagi Desa Tambak Sarinah, menjadikannya desa yang lebih sehat, peduli lingkungan, melek teknologi, dan semakin kuat dalam bidang ekonomi. Program ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan dan menjadi model pemberdayaan desa yang inspiratif bagi daerah lain.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *