Mahasiswa Magister Hukum Keluarga UIN Antasari Pererat Silaturahmi Lewat Buka Bersama

BANJARMASIN, Duta TV – Mahasiswa Program Magister Hukum Keluarga UIN Antasari Banjarmasin angkatan 2025 menggelar kegiatan buka puasa bersama sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Wisdom Duta TV, Jalan Pramuka, Komplek Semanda 1, dan dihadiri oleh mahasiswa serta dosen pengampu, Jum’at (27/2/2026).

Ketua Lokal Magister Pascasarjana Hukum Keluarga UIN Antasari angkatan 2025, Mursalim, menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki makna edukatif dan sosial.

“Buka bersama merupakan kegiatan rutin yang dilakukan satu tahun sekali. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan memberikan contoh bahwa ngabuburit dan buka bersama tidak harus dilakukan dengan hal-hal yang kurang bermanfaat,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Ramadan seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan mempererat hubungan antar mahasiswa maupun antara mahasiswa dengan dosen. Ia menambahkan, kebersamaan yang dibangun dalam suasana nonformal seperti ini mampu menciptakan kedekatan emosional yang lebih kuat.

Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa juga didampingi oleh dosen Pascasarjana Hukum Keluarga, Prof Dr. Hj. Gt Muzainah S.H., M.H, Mursalim menuturkan bahwa kehadiran dosen dalam kegiatan tersebut menjadi teladan bagi mahasiswa bahwa hubungan akademik tidak hanya terbatas di ruang kelas.

“Kami di sini bersama dosen kami, Ibu Gt Muzainah. Beliau mengajarkan bahwa kekerabatan tidak hanya diterapkan di kelas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswi Magister Hukum Keluarga, Ihya Muthmainna, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dosen yang telah mengundang mahasiswa untuk berbuka puasa bersama. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momen berharga untuk saling mengenal lebih dekat.

“Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada dosen kami, Ibu Gt Muzainah, yang sudah mengundang kami. Harapannya lewat kegiatan ini silaturahmi semakin terjalin, saling mengenal satu sama lain. Beliau juga dosen pertama yang mengajak kami berbuka puasa bersama,” ungkapnya.

Menurut Ihya, suasana kekeluargaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut memberikan semangat baru bagi mahasiswa dalam menjalani proses perkuliahan, khususnya di jenjang pascasarjana yang menuntut komitmen dan keseriusan tinggi.

Di sisi lain, Gt Muzainah , yang juga Ketua Program Studi S3 Ilmu Syariah UIN Antasari menjelaskan bahwa kegiatan buka bersama tersebut juga memiliki muatan kultural. Ia menyebutkan bahwa para mahasiswa yang hadir merupakan peserta program studi yang mengambil konsentrasi Hukum Adat Banjar dalam bidang Hukum Keluarga.

“Mereka ini adalah mahasiswa yang mengambil program studi Hukum Adat Banjar di bidang Hukum Keluarga. Jadi kami mengimplementasikan adat masyarakat Banjar dalam tradisi berbuka bersama. Ini untuk memunculkan rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penerapan nilai-nilai adat dalam kehidupan akademik menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang relevan dengan keilmuan yang mereka tekuni. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memahami teori hukum keluarga dan hukum adat secara tekstual, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai sosial budaya dalam kehidupan nyata.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Hj. Gt Muzainah S.H., M.H, berpesan kepada para mahasiswa agar senantiasa menjaga semangat perjuangan dalam menempuh pendidikan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan ketekunan dan kesabaran.

“Saya berpesan kepada mereka bahwa hidup tidak ada yang instan, semua perlu perjuangan,” tegasnya.

Kegiatan buka bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menikmati hidangan berbuka, para mahasiswa dan dosen juga berdiskusi ringan mengenai perkuliahan, penelitian, serta rencana akademik ke depan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara mahasiswa dan dosen, serta tercipta lingkungan akademik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

Reporter: Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *