Bantuan Tak Kunjung Datang, Majidi Bertahan di Rumah Nyaris Roboh

Hulu Sungai Selatan, DUTA TV — Beginilah kondisi rumah Majidi, warga RT 2 Desa Hamawang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Dinding kayu yang mulai lapuk, dan struktur bangunan yang tak lagi kokoh menjadi pemandangan sehari-hari yang ia hadapi.
Majidi mengaku telah mengajukan bantuan perbaikan rumah sejak 2016 melalui pemerintah desa dan dinas sosial kabupaten. Bahkan pada 2017 ia sempat mendapat kabar akan menerima bantuan, namun hingga 2026 tak ada realisasi.
“Ini soalnya sudah 2016 ulun mengajukan. Tahun 2017 katanya dapat, tapi sampai 2026 tidak ada bantuan sedikitpun. Baru ini ulun usul lagi ke pambakal, katanya tahap dua perbaikan rumah, tapi ulun kadada lagi jatahnya. Jadi tinggal mehadang hancurnya aja lagi,” ungkap Majidi.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan, H Kartoyo, yang turun langsung meninjau lokasi usai melakukan sosialisasi ideologi Pancasila kepada masyarakat setempat.
Kartoyo menilai rumah Majidi sudah masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan layak mendapat bantuan pemerintah. Ia menyebut pengajuan sebelumnya tidak terealisasi di tingkat kabupaten, sehingga akan didorong kembali melalui pemerintah provinsi, khususnya Dinas Perumahan dan Permukiman.
“Hari ini kita lihat ke lokasi memang rumah ini punya majid ini layak utuk dibantu untuk itu tenyata majidi sudah pernah mengajukan ke kabupaten lewat Kades itu tidak dapat bantuan karena tidak kunjung dapat bantuan makanya ada satu langkah lagi yaitu tadi majidi minta rekomendasi dari kabupaten kita ajukan ke Perkim Provinsi krn ini termasuk RLTH kalau tidak bisa juga ya rumahnya dikecilin aja kita gotong royong tadi itu jalan terkahir tapi karena ini layak dibantu pemerintah kita ajukan dulu ke pemerintah,” ujar Kartoyo.
Jika pengajuan ke provinsi kembali menemui kendala, warga berencana melakukan gotong royong sebagai langkah darurat agar rumah tersebut tetap bisa dihuni. Aksi gotong royong ini juga menjadi implementasi nilai Pancasila yang sebelumnya disosialisasikan kepada masyarakat.
Reporter : Tim Liputan Duta TV





