Kementerian Haji dan Umrah Masih Perlu 5.000 Pegawai

Jakarta, DUTA TV – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah mengambil alih 3.631 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan.

Namun, Kemenhaj masih butuh banyak sumber daya manusia.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Kemenhaj menargetkan kebutuhan SDM sekitar 7.000 orang.

Saat ini masih kurang sekitar 5.000 orang.

“Rencana jumlah SDM yang dibutuhkan oleh Kementerian Haji dan Umrah se-Indonesia sekitar kurang lebih 7.000 orang.

“Kekurangan tersebut akan dipenuhi secara bertahap dengan target tahun 2026 melakukan pengalihan sebanyak 4.500 sampai dengan 5.000 pegawai,” ungkap Dahnil dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan yang disiarkan daring, Selasa (10/2/2026).

Sebelumnya, Dahnil menyebut proses peralihan SDM dari Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan ke Kemenhaj masih terus berlangsung.

Perpindahan ASN ini jadi bagian dari proses pembentukan dan penguatan kelembagaan Kemenhaj.

“Sesuai dengan regulasi bahwa pegawai pada Badan Penyelenggara Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, dan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan dapat dialihkan menjadi pegawai Kementerian Haji dan Umrah,” sebutnya.

Dahnil kemudian merinci jumlah pegawai dari kementerian dan lembaga lain yang beralih ke Kemenhaj.

Ia mengatakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sudah mengizinkan untuk pengalihan pegawai tahap berikutnya dari Kementerian Agama.(dtk)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *