UPK Siap Buka Program Pascasarjana, Perkuat Tata Kelola Menuju Akreditasi Unggul

Banjarmasin, Duta TV — Universitas PGRI Kalimantan atau UPK bersiap memasuki tahap pengembangan institusi dengan rencana pembukaan program pascasarjana.

Kesiapan tersebut sudah ditopang oleh sumber daya manusia yang mencukupi, sarana dan prasarana yang memadai, serta ketersediaan dosen bergelar doktor dan lektor kepala dalam jumlah signifikan.

Pasca dilantik Selasa (06/01/26) pagi, Rektor baru UPK masa jabatan 2026–2030, Doktor Haji Alimuddin, menegaskan bahwa penguatan kualitas akademik menjadi prioritas utama kepemimpinannya.

Salah satu fokus strategis adalah memfasilitasi dosen untuk meningkatkan jabatan fungsional hingga guru besar dan profesor sebagai bagian dari upaya mendorong UPK meraih akreditasi unggul.

Pasca dilantik dan dikukuhkan bersama tiga wakil rektornya, Alimuddin mengatakan perhatian terhadap pengembangan karier dan kesejahteraan dosen turut menjadi agenda penting.

Apalagi, saat ini UPK telah memiliki sekitar 1.500 lebih mahasiswa, yang dinilai sebagai modal kuat untuk pengembangan institusi ke depan.

Rektor Universitas PGRI Kalimantan, Dr. H. Alimuddin A. Djawad, M.Hum., menyampaikan langkah awal yang akan dilakukan dalam kepemimpinannya ke depan.

“Langkah awal pertama melakukan konsolidasi dengan pejabat internal, yang kedua adalah melakukan restrukturisasi jabatan mutasi untuk penyegaran. Kemudian untuk ke depan programnya adalah membuka PPG. Kedua, setelah itu membuka pascasarjana. Ini adalah target. Untuk PPG kita harapkan dalam satu tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan program lanjutan juga ditujukan untuk mendorong peningkatan jenjang karier dosen.

“Tahun kedua kita targetkan pascasarjana untuk mendorong dosen naik pangkat jabatan fungsional. Yang pertama dulu memang ada beberapa yang sudah lektor kepala kita dorong supaya bisa jadi guru besar, apalagi adanya aturan yang agak ringan mempermudah dosen-dosen yang sudah lektor kepala untuk jadi guru besar. Kemudian yang kedua yang lektor kita dorong jadi lektor kepala,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi PGRI Banjarmasin, Haji Dahri, berharap kepemimpinan rektor baru dapat melanjutkan berbagai capaian yang telah dirintis sebelumnya.

Pimpinan yayasan juga mengajak seluruh civitas akademika UPK berkomitmen untuk bekerja sama dan mendukung seluruh program demi kemajuan Universitas PGRI Kalimantan.

Drs. H. Dahri, MM., menyampaikan pesan kepada jajaran civitas akademika.

“Pesan saya tadi jelas, teruskan apa-apa yang sudah dirintis dengan baik, perbaiki yang masih kurang, dan teruskan berjuang untuk kemajuan UPK. Pesan saya sedikit saja, kerja sama dengan semua komponen, terutama para dosen dan tenaga kependidikan. Kalau kerja sama ini bisa dijalin, saya yakin semua apa yang akan dicapai itu bisa terlaksana,” katanya.

Rektor dan wakil rektor baru UPK masa jabatan 2026–2030 dilantik Ketua PPLP PT PGRI Banjarmasin, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen untuk berperan proaktif dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Pengukuhan ini menjadi momentum baru bagi UPK untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang berintegritas, berkualitas, dan dipercaya oleh masyarakat.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *