Dinkes Banjar Periksa 507 Sampel Indikator Kesehatan di Dapur SPPG Tungkaran

Martapura, DUTA TV — Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar melakukan pemeriksaan terhadap 507 indikator kesehatan masyarakat di dapur SPPG Tungkaran.

Pemeriksaan dilakukan setelah terjadinya keracunan massal yang dialami ratusan pelajar di delapan sekolah di Martapura.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Widya Wiri Utami, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan pemantauan dan evaluasi di SPPG Tungkaran dengan 507 indikator kesehatan.

Terkait dengan target waktu penyelesaian evaluasi tersebut, pihaknya mengungkapkan bahwa pemeriksaan sampel makanan dan peralatan memasak serta sanitasi lingkungan di SPPG Tungkaran masih menunggu hasil uji laboratorium kesehatan dan BPOM.

Sementara itu, uji laboratorium untuk sampel indikator diperkirakan akan keluar hasilnya pada Senin minggu depan.

Widya Wiri Utami, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan masih terus berjalan dan harus dilakukan secara menyeluruh.

“Ini masih dalam proses. Harus dipastikan seluruh 507 indikator tersebut dapat terlihat dan terukur dengan baik. Baru setelah itu kita bisa menyimpulkan hasilnya. Mudah-mudahan dari petugas yang ada, termasuk yang ditugaskan BPOM, bisa mempercepat proses. Hasil uji lab insyaallah hari Senin,” jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, ratusan pelajar terpaksa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Ratu Zaleha Martapura setelah diduga mengalami keracunan MBG. Ratusan pelajar dari sekolah dasar hingga SMA di Martapura mengalami gejala lemas, pusing, mual, dan muntah setelah mengonsumsi menu makan bergizi gratis (MBG) di sekolah yang mana menu makan disuplai dari SPPG Tungkaran.

Reporter: Suhardadi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *