BI Dorong Percepatan Digitalisasi Sistem Pembayaran Lewat QJI 2025

BANJARMASIN, DUTA TV — Kepala Bank Indonesia Kalimantan Selatan melepas 15 peserta QRIS Jelajah Indonesia atau QJI 2025. Lima belas peserta ini merupakan para Gen-Z yang berhasil lolos seleksi dari total 150 orang peserta.
Sebelum dilepas, dilakukan pemasangan jaket QJI sebagai pertanda para peserta siap untuk berkompetisi.
Pasca dilepas, ke-15 peserta langsung menyebar untuk mengajak masyarakat menggunakan QRIS sebanyak-banyaknya dengan menggunakan pendekatan kearifan lokal, karena QJI 2025 ini mengangkat tema budaya. Kepala Bank Indonesia Kalsel, Fadjar Majardi, mengatakan bukan hanya memperkenalkan QRIS, mereka juga diminta untuk menggencarkan BI-FAST.
Tujuannya yakni mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran dengan mengedukasi dan meningkatkan literasi masyarakat terhadap penggunaan QRIS.
“Sebetulnya rangkaiannya banyak, intinya meningkatkan edukasi penggunaan QRIS di masyarakat, dan nanti ada terkait dengan BI-FAST segala macam. Ini dikaitkan juga dengan kearifan lokal, jadi tidak sekadar mendorong edukasinya, tapi juga menggunakan pendekatan budaya agar lebih dekat dengan masyarakat dan budaya masyarakat,” ujarnya.
Selain transaksi yang lebih mudah, penggunaan QRIS juga ditargetkan menekan peredaran uang asli dengan lebih banyak bertransaksi secara non-tunai. Dari 15 peserta QJI 2025 ini akan dipilih kembali untuk bisa mewakili BI Kalsel mengikuti kegiatan QJI di regional Kalimantan.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





