Sebelum Kuliah, Maba Poliban Jalani Bintalfisdis & Bela Negara

Banjarmasin, Duta TV — Seribu lebih mahasiswa baru Politeknik Negeri Banjarmasin menjalani semi militer yang dibalut dalam kegiatan Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin atau Bintalfisdis dan Bela Negara. Bintalfisdis dibuka Direktur Poliban.

Sedikitnya ada 1.616 mahasiswa baru yang dibagi dalam lima gelombang akan dididik fisik dan mentalnya di bawah binaan dan pengawasan Rindam VI/Mulawarman. Tujuannya tak lain adalah melatih kedisiplinan dan membekali wawasan kebangsaan.

Direktur Poliban, Joni Riadi, mengakui Bintalfisdis adalah kegiatan rutin yang wajib diikuti mahasiswa baru Poliban sebelum menjalani perkuliahan, dengan tujuan membudayakan kedisiplinan dan cinta tanah air. Sementara itu, Wakil Komandan Rindam VI/Mulawarman memastikan para maba ini akan dibina dan digeber berbagai materi serta praktik berdasarkan aturan militer, namun sesuai porsinya.

“Totalnya adalah 1.616 orang, ini dibagi dalam 5 gelombang, dilaksanakan di mako, satunya di Gunung Kupang. Jadi intinya tujuan Bintalfisdis, kami ingin mahasiswa kami memiliki karakter unggul, mental yang kuat, dan disiplin tinggi. Harapannya, pada saat nanti mereka masuk kelas, budaya yang ada di Rindam itu akan dibawa ke kampus, sehingga pada saat mereka melakukan belajar, siap menerima pelajaran dan ilmu yang diberikan dosen-dosen di Poliban,” jelasnya.

Sementara itu, Kolonel Inf. Irvan Yusri, S.I.P., Wakil Komandan Rindam VI/Mulawarman, mengatakan kegiatan ini diatur seperti apa yang ada di TNI, namun sesuai dengan porsi para mahasiswa.

“Kita membuat kebiasaan mereka, kehidupan mereka sehari-hari itu seperti apa yang ada di TNI. Mulai dia bangun tidur sampai tidur lagi itu diatur. Itu semua kegiatan dia itu kita atur sedemikian rupa. Kegiatannya seperti kegiatan agama itu otomatis pasti ada, baris-berbaris, penghormatan, PBB, wawasan kebangsaan yang harus dimiliki. Ada lagi kegiatan malam, semua diatur oleh kita. Tapi porsinya diatur, tak seperti kita yang di TNI. Porsinya sesuai mereka lah, mahasiswa-mahasiswa yang akan memimpin Indonesia ini ke depan,” tegasnya.

Mahasiswa baru dijadwalkan menjalani Bintalfisdis selama dua hari. Bukan hanya terkait kedisiplinan, para maba ini diharapkan bisa memahami empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *