IPPI Kalsel Minta Pembangunan Stadion di Kilometer 17 Ditinjau Ulang

Banjarmasin, Duta TV – Ikatan Putra-Putri Indonesia atau IPPI Kalsel melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor DPRD Kalsel, Senin kemarin (07/07). Dalam aksinya, IPPI meminta agar pembangunan stadion sepak bola bertaraf internasional di Kilometer 17 ditinjau ulang.

Selain itu, massa juga menyampaikan aspirasinya berkaitan dengan evaluasi 100 hari kerja pemerintah provinsi.

Menanggapi kedua hal tersebut, wakil rakyat menyebut bahwa pembangunan baru dalam tahap kajian, belum ada pengerjaan apa pun yang sifatnya menggunakan APBD. DPRD Kalsel memastikan akan turut serta mengawal dari perencanaan, anggaran, dan pengerjaannya guna mengawal aspirasi massa.

“Tuntutan mereka sudah kami sikapi. Satu, masalah kinerja gubernur. Dua, masalah pembangunan stadion, yang mana sudah kita jelaskan tadi, ini masih dalam tahap uji kelayakan. Intinya mereka minta diskusi, alhamdulillah menyambut baik. Apabila dalam studi kelayakan itu hasilnya bagus, maka akan ditindaklanjuti, tak masalah bagi mereka. Apabila tidak, maka akan kita evaluasi. Lagipula, pembangunan stadion ini merupakan visi misi gubernur. Wajib hukumnya melaksanakan itu, tapi dengan catatan uji kelayakan tadi,” jelas Bambang Yanto Permono, Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel.

Dalam aksinya, IPPI juga menyampaikan dugaan keterlibatan intervensi kepala daerah dalam pemberian dana hibah untuk organisasi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, anggota dewan dari Komisi I mengatakan pihaknya tengah menggodok Raperda Pemberdayaan Ormas sebagai regulasi atau payung hukum agar semua aturan main terkait dana hibah menjadi jelas.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *