Ganti Pipa Keropos, Distribusi Air ke Sebagian Warga Banjarmasin Alami Penurunan

Banjarmasin, DUTA TV — PTAM Bandarmasih melakukan pergantian pipa keropos di kawasan S. Parman, mulai 23 hingga 26 April, atau hari ini.
Perbaikan mengakibatkan distribusi air bersih ke sebagian pelanggan, khususnya di Kecamatan Banjarmasin Utara mengalami penuruan tekanan.
Pergantian pipa tersebut karena sebagian besar kondisi pipa tersebut sudah mulai keropos. Dampaknya, PTAM Bandarmasih belum bisa memaksimalkan distribusi air ke daerah Banjarmasin Utara.
Selain pergantian pipa, mereka juga mengganti dua pompa pada jalur pipa itu. Saat ini, tekanan distribusi air hanya mencapai 800 meter kubik per jam, sedangkan saat pergantian pipa akan berkurang menjadi 600 hingga 650 meter kubik perjam.
“Booster di S. Parman ada pengeroposan di perpipaan dan harus diganti. Kalau tidak diganti posisi air dibawah 50 persen dan berdampak. Jadi kita ganti pipa, 2 buah pompa jadi kondiis air 100 persen bisa menghabiskan di reservoar. Bila ada mati total bisa kita habiskan. Jika di beban puncak mampu bertahan 3 jam. Tetapi waktu 4 hari bukan mematikan total, mengurangi tekanan dibit 600 650 kubik per jam. Pada saat beban puncak lah konsumen di ujung tidak dapat air karena harus 800 kubik per jam. Diuntungkan pada malam hari, jika350 kubik per jam akan tetap dapat 600. Untuk pekerjaan pipa loop dan pompa, satu kompartemen 2 hari, jadi tetap bisa,”jelas Roesmamilu Rayadi, Manager Produksi IPA I PAM Bandarmasih.
Untuk jam puncak pada malam hari kemungkinan besar beberapa kawasan di bagian ujung Banjarmasin Utara tidak mendapatkan suplai air bersih dari PTAM Bandarmasih.
Reporter : Zein Pahlevi





