Warga Manunggal Keluhkan Kekeringan, Paman Yani Perjuangkan Pembangunan Embung

Tanah Bumbu, Duta TV — Reses di Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel mendapati keluhan kekeringan. Ditengah kemarau ini, warga kesulitan air, baik untuk rumah tangga, ataupun mengaliri lahan pertanian.
Pembangunan embung menjadi salah satu aspirasi yang akan diperjuangkan di Rumah Banjar. Anggota dewan yang akrab disapa Paman Yani ini menyebut, ia sudah mengusulkan pembangunan embung di Tanah Bumbu dan Kotabaru sejak beberapa tahun terakhir. Sayangnya, keterbatasan APBD membuat usulan itu tak bisa direalisasikan. Sementara dari APBN, pembangunan hanya digelontorkan untuk Waduk Riam Kiwa, bukan solusi untuk mengatasi kekeringan di daerah pemilihannya ini.
“Saya berharap ini bisa direalisasikan, walaupun ada sedikit sanggahan bahwa pemerintah pusat melalui APBN membangun Waduk Riam Kiwa, tapi ini tidak mengatasi permasalahan di Kotabaru dan Tanbu. Makanya saya minta embung ada di sini, tanpa sepengetahuan masyarakat ini sudah kita perjuangkan. Karena air ini kebutuhan dasar, tanpa air kita mati, lahan terbakar. Nah, ini seharusnya sudah menjadi rencana kerja yang harusnya dari tahun ke tahun sudah direalisasikan,” kata Muhammad Yani Helmi
Selain menyampaikan keluhan, dalam reses ini, warga juga menyampaikan rasa terimakasih atas upaya Paman Yani berkontribusi untuk pembangunan tempat ibadah di desanya. Sementara, reses juga menyasar lokasi lain, yaitu Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Dalam resesnya, Paman Yani menyampaikan seputar proyek pemerintah di Tanah Bumbu kepada masyarakat, seperti jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin, dan jembatan penghubung Pulau Laut-Pulau Kalimantan.
Tim Liputan





