Diberi Waktu Satu Tahun Mengosongkan Bangunan, TCA Kumpulkan Wali Murid

Barito Kuala, Duta TV Yayasan Taman Cinta Al-Quran atau TCA, mengumpulkan wali murid, memusyawarahkan hasil sementara sidang mediasi di Pengadilan beberapa waktu lalu. Pasalnya, hasil sidang mediasi menyatakan pemilik lahan kembali memberi tempo satu tahun untuk pihak yayasan mengosongkan bangunan.

Selama setahun itu, pihak yayasan hanya diizinkan menggunakan tiga gedung, yaitu Gedung TK, Gedung SD, dan SMP Putra yang menjadi satu dengan asrama, serta Gedung SMA. Sementara itu, gedung yang saat ini ditempati siswi SD dan SMP Putri sekaligus asrama putri serta ruang kantor guru dan satu gedung yang belum selesai dibangun, diambil alih oleh pemilik lahan.

Salah satu wali murid mengaku keberatan jika hanya diberi waktu satu tahun. Pembangunan gedung baru tentu memerlukan waktu yang tidak sebentar, mengingat pembangunannya pun bergantung pada donasi. Apalagi, penggunaan tiga gedung saja tentu akan membuat pembelajaran harus secara bergantian, bahkan di antaranya harus secara daring.

“Pada dasarnya kami sebenarnya menolak hasil mediasi tersebut dengan jangka waktu hanya satu tahun. Anak-anak kami untuk melanjutkan pendidikannya di sini karena tidak mungkin dan sulit untuk mendapatkan gedung baru dalam satu tahun. Itu perlu waktu sehingga kami, orangtua siswa, berharap sebisanya dipinjam pakai yang sebelumnya disepakati tetap berjalan dengan pertimbangan kalau hanya satu tahun saja akan sulit untuk yayasan memindahkan 600 siswa ketika ada tawaran lain ke sekolah lain dan sebagainya. Tentu akan memakan banyak waktu. Kami sangat berharap proses belajar mengajar tak terganggu dengan persidangan. Pembelajaran harus normal, anak kami harus belajar offline. Bagaimana sulitnya menghafal Quran kalau dilaksanakan secara online,” ucap salah satu orang tua siswa.

Sementara, hasil musyawarah dan pendapat para orangtua ini akan disampaikan pada sidang berikutnya tanggal 8 Agustus mendatang. Pihak yayasan berharap ada hasil yang betul-betul berpihak pada nasib 600 siswa dan siswi.

“Menjelaskan hasil mediasi. Jadi kita kemarin tanggal 25 Juli sudah ada mediasi, ada kesepakatan, ada opsi yang ditawarkan. Nanti hasilnya kita sampaikan. Hasil mediasi akan kita sampaikan lagi hasil pertemuan hari ini di sidang mediasi terakhir tanggal 8 Agustus. Kami semua tergantung wali murid, terus berproses hingga selesai,” kata Firdaus, Ketua Yayasan Taman Cinta Al Quran.

Rencana pengambilalihan dua gedung dan satu kantor guru oleh pemilik lahan dalam waktu tahun ini akan menyusul akan dimulainya pembelajaran sekolah Bustanul Muhbibin, sekolah yang dibuka oleh pemilik lahan dengan lokasi gedung yang saat ini ditempati TCA. Lantaran gedung masih ditempati TCA, Bustanul Muhbibin yang telah merekrut murid sejak awal tahun ajaran baru tadi akan memulai pembelajaran di beberapa rumah dan bangunan kosong di sekitar TCA.

Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *