Siswa SMAN 1 Kusan Hilir Diajari Mengelola Medsos

Tanah Bumbu, DUTA TVPuluhan siswa dan siswi SMAN 1 Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu, diajari cara mengelola media sosial atau Medsos. Pasalnya saat ini, ditengarai banyak generasi muda yang belum bisa mengelola Medsos dengan baik, dan meneruskan informasi yang belum tentu jelas kebenarannya.

Wakil ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi mengakui, banyak kesalahpahaman dan konflik yang terjadi di kalangan remaja, karena informasi yang diterima tidak jelas sumbernya.

Ia menginginkan melalui sosialisasi ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, para pelajar betul-betul memahami cara mengelola informasi dari Medsos.

“Harapan kita dengan wawasan kebangsaan ini akan lebih kuat lagi ideologi pancasila ini agar tidak dimasuki paham-paham radikalisme, seperti yang kita ketahui ada banyak yang saya bilang orang mau menggoyang negeri kita dengan menyisipkan hal-hal yang dipaksakan, contoh melalui Medsos banyak informasi hoax,” ucap Muhammad Yani Helmi

Menghadirkan kepala Subbid kelembagaan partai politik dan fasilitasi pemilu badan Kesbangpol Kalsel Harry Widhiatmoko, para pelajar diberikan materi pancasila dan empat pilar negara. Melalui point-point itu, diharapkan pelajar yang berada di wilayah pelosok bisa menangkal hal-hal negatif yang mereka dapat dari tekhnologi digital.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas generasi yang kuat tangguh dan cinta tanah air, sehingga tidak terkontaminasi paham-paham dari luar,” ujar Harry Widhiatmoko

“Kami sangat berterimakasih sekali bahwa Paman Yani memberikan sosialisasi wasbang kepada anak-anak. Semoga anak-anak kami bisa menerapkan dari hal-hal wawasan kebangsaan tersebut,” ucap Wahidah, Kepala SMAN 1 Kusan Hilir

Dalam kesempatan ini, wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini, juga meminta peran serta pelajar yang tercatat sebagai pemilih pemula, untuk terlibat dan menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi Pemilu 2024 mendatang.

Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *