Dinas PUPR Kotabaru Minta Proyek Jembatan Dievaluasi

Kotabaru, DUTA TV — Ruas jalan Hasan Basri Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara menjadi salah satu titik banjir terparah saat banjir melanda kawasan Ibukota Kabupaten Kotabaru sepekan lalu.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kotabaru Suprapti Tri Astuti, kondisi itu sedikit banyak juga merupakan dampak proyek penggantian jembatan Sungai Jelapat.
Saat ini proyek dalam proses pengecoran sehingga ada penutupan sebagian aliran sunga. Akibatnya debit air sungai yang meluap ke jalan meningkat. Dinas PUPR Kotabaru telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan agar masalah itu dievaluasi karena ada kekhawatiran banjir kembali terjadi.
“Sekarang dalam proses pengecoran. Mereka pasti menutup sebagian agar air tidak masuk, makanya kenapa air tinggi sekali di PDAM, Capil, dan beberapa tempat. Saya langsung telepon Balai minta itu dievaluasi,”kata Suprapti.
Saat banjir terjadi Kamis pekan lalu, luasan wilayah yang tergenang di Jalan Hasan Basri Desa Semayap bertambah dibanding biasanya. Selain itu, arus air sangat deras dan genangan air juga lebih tinggi hingga di beberapa titik mencapai satu meter lebih.
Reporter : Nazat Fitriah





