Banyak yang ‘Teriak’, Ekspor Batubara Hari ini Dibuka Bertahap

Jakarta, DUTA TV — Pemerintah akhirnya kembali membuka ekspor batubara setelah distop pada 1 Januari 2022. Ketentuan larangan ekspor tersebut mestinya 1 Januari-31 Januari 2022.
Namun, lantaran banyak negara protes, pemerintah mulai melakukan rapat maraton agar bisa melonggarkan ketentuan larangan ekspor itu. Adalah Jepang, Korea Selatan, dan Filipina yang memprotes larangan ekspor batubara dari Indonesia.
Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan, akan ada sejumlah kapal batubara yang bakal diverifikasi untuk bisa segera melakukan pengiriman ke luar negeri.
“Nanti ada berapa belas kapal yang sudah diisi batubara, telah diverifikasi malam ini. Besok akan mulai dilepas,” ujar Luhut.
Luhut melanjutkan, untuk kegiatan ekspor batubara secara umum akan mulai dibuka hari ini (12/1) secara bertahap untuk perusahaan yang telah memenuhi komitmen Domestic Market Obligation (DMO).
Kendati demikian, Luhut belum merinci perusahaan mana saja yang bakal segera mendapatkan restu ekspor. Dalam rapat yang dilakukan pemerintah, pihaknya juga mengevaluasi komitmen DMO perusahaan-perusahaan batubara.
“Nanti masih ada kita mau lihat siapa yang tadi kemarin punya utang-utang ke PLN kita akan periksa,” jelas Luhut.
Untuk itu, Luhut memastikan jika ada perusahaan yang belum memenuhi komitmennya maka akan dikenakan sanksi dan denda sesuai ketentuan.(kon)





