UNISKA Masih Lakukan Investigasi Catcalling

Banjarmasin, DUTA TVPihak internal Universitas Kalimantan Selatan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari masih melakukan investigasi kebenaran kasus pelecehan seksual secara verbal (catcalling) melalui media sosial yang diduga dilakukan salah seorang oknum staf kampus.

Rektor UNISKA Banjarmasin Abdul Malik mengakui pihaknya kesulitan dan terkendala untuk memberikan sanksi kepada terduga yang melakukan aksi itu.

Pasalnya korban atau mahasiswi yang menjadi korban catcalling masih belum diketahui identitasnya dan tidak pernah memberikan keterangan kepada pihak kampus.

“Kami tidak akan menoleransi kejadian itu. Kami langsung menginstruksikan tim etik melakukan investigasi internal. Berdasar berita yang  ada, staf kami sampai sekarang terus dilakukan. Korban kita tidak tahu siapa. Mereka juga terus melakukan pendekatan terhadap korban agar bisa memberikan keterangan kepada pihak kampus, dan kedepannya tidak terjadi lagi hal seperti ini,”terangnya.

Kejadian bermula saat MRA ingin menanyakan pengajuan beasiswa pada pertengahan September lalu melalui media sosial.

Kemudian pihak kampus menjawab melalui aplikasi whatsapp bahwa pendaftaran sudah ditutup. Selang beberapa hari, oknum staf kampus tersebut kembali mengirim pesan singkat pada korban dan menawarkan beasiswa.

“Kemarin mengajukan beasiswa, jadi chat bagian kemahasiswaan UNISKA. Nanya persyaratannya. Karena respon lambat lalu nggak jadi,”kata MRA.

Alih – alih memberikan kemudahan, menurut pengakuan MRA, pelaku malah meminta hal – hal yang tidak senonoh pada korban yang mengarah pada pelecehan verbal.

“Kira – kira dua bulan beliau, menawari beasiswa sampai nanya yang aneh – aneh. “Mau ngasih apa, katanya’. Ternyata mau sama saya. Nggak saya respon dan nge-chat terus. Jawabannya yang enggak – enggak, sampai minta cium,”lanjutnya.

Korban berharap onkum staf yang diduga pelaku catcalling tersebut bisa segera ditindak agar tidak ada mahasiswi lain yang menjadi korban.

Reporter : Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *