50.000 Ojol Demo, Polisi Kerahkan 1.632 Personel di Sekitar Istana

Jakarta, DUTA TV – Puluhan ribu pengemudi ojol akan menggelar aksi demonstrasi hari ini.
Demo ini merupakan bentuk kekecewaan para pengemudi online terhadap pemerintah.
Ketua Umum Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono mengungkap bakal ada ada puluhan ribu pengemudi transportasi online yang ikutan demo besar hari ini.
Sekitar 50.000 pengemudi transportasi online secara gabungan R2 ojol, R4 driver online dan kurir online lintas platform aplikasi akan melakukan demo besar kembali.
Para pengguna jasa ojol diminta untuk mempersiapkan diri karena puluhan ribu driver ojol itu bakal mematikan aplikasi. Kamu pengguna dianjurkan untuk menggunakan transportasi lainnya.
Menurut Igun, demo kali ini lebih besar dari aksi sebelumnya. Ini merupakan bentuk akumulasi kekecewaan para driver sekaligus kurir online atas tidak tegasnya Kementerian Perhubungan serta Menteri Perhubungan mewakili pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto.
Pada aksi kali ini, ada lima tuntutan dasar yang bakal disampaikan pengemudi ojol. Pertama meminta negara menghadirkan Undang-undang transportasi online. Kedua, driver mendapat 90 persen sementara aplikator 10 persen.
Ketiga meminta pemerintah membuat peraturan tarif antar barang dan makanan. Keempat meminta audit investigatif aplikator.
Terakhir, pemerintah diminta menghapus aceng, slot, hub, multi order, hingga member.
Sementara itu sebanyak 1.632 personel polisi dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan demonstrasi kelompok ojek online (ojol) di sekitar Istana Merdeka, Jakarta, pada hari ini.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan personel yang turun merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat dan jajaran Polsek. Menurutnya, apel pengamanan pasukan sudah dilakukan sejak pagi.
Dalam apel pasukan, Kombes Susatyo memastikan para personel pengamanan akan bertugas dengan profesional. Dia meminta agar massa aksi bisa menyampaikan pendapat secara tertib.(dtk)





