31 Santri & Santriwati TPQ Madinatu Taqwa Khataman Al Quran

Banjarmasin, DUTA TV Salah satu santriwati Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Madinatu Taqwa mendapat penghargaan dan apresiasi dari Pimpinan Lembaga Pendidikan Islam Madinatu Taqwa, karena telah khatam sebanyak 12 kali dalam setahun.

Selain satu santriwati ini, 30 santri dan santriwati lainnya juga telah dinyatakan khatam Al Quran dan menjalani prosesi khataman disaksikan orangtua, pejabat dan tamu undangan lainnya, Sabtu pagi.

31 santri dan santriwati ini juga mendapatkan sertifikat, tanda telah berhasil menuntaskan bacaannya selama menjalani pendidikan Al Quran di TPQ Madinatu Taqwa. Namun demikian, para santri dan santriwati tetap dimotivasi untuk terus membaca Al Quran, bahkan didorong menjadi penghafal Al Quran.

Pimpinan Lembaga Pendidikan Islam dan TPQ Madinatu Taqwa Nurul Madinah menyebut, prosesi khataman kali ini merupakan yang kali ke-8 mereka laksanakan, dengan tujuan agar santri dan santriwati terus bersemangat mengembangkan minatnya membaca Al Quran. Bahkan sebagian besar dari peserta didik sudah melanjutkan hingga ke tingkat hafalan.

“Alhamdulillah hari ini ada 31 anak yang  ikut khataman ada 12 santri dan 19 santriwati. Tadi ada yang  sudah khatam 12 kali. Selama menunggu selama satu tahun dia khatam selama dua belas kali. Pesannya mudahan mereka yang  sudah khatam hari ini sesuai motto kami, tidak berhenti membaca Al Quran dan terus mendalaminya, dan disini dilanjutkan dengan menghafal Al Quran,”terangnya.

“Mudah-mudahan generasi Al Quran menjadi sholeh dan sholehah, generasi qurani terus bertambah dan terus meningkat dari waktu ke waktu,”ucap  Staf Ahli Bidang Kerjasama Dan Investasi, Iwan Fitriadi.

“Kami juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang  setinggi-tingginya kepada Lembaga Pendidikan Islam Madinatu Taqwa yang telah mendidik anak-anak kita di Banjarmasin menjadi anak-anak y g qurani dan inshaallah ustad dan ustadzahnya mendapatkan pahala dari Allah SWT,”kata  Awan Subarkah, Anggota Dprd Banjarmasin.

“Ini bukan berarti selesai membaca Al Quran, tetap diulang dan jadi kegiatan sehari – hari dan Quran pedoman kita. Bukan berarti khatam ini selesai membaca Al Quran. Kita harapkan lebih diarahkan ke terjemahan dan tajwidnya yang lebih diperdalam,”ujar Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Selatan Rachmah Norlias.

Untuk mempermudah peserta didiknya melanjutkan ke jenjang hafalan, TPQ Madinatu Taqwa menggunakan metode tilawati, dimana tekhnik pembelajarannya meliputi baca-simak dan baca-peraga. Khataman Al Quran kali ini diisi dengan penampilan paduan suara dari santri dan santriwati tingkat TK.

 

Reporter : Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *